KERINCI, SB – Penyambutan PJ Bupati Kerinci Asraf, pada saat penutupan Festival Kerinci, Minggu (05/11), menuai kritikan dan sorotan dari Kedepatian Empat Alam Kerinci.
Hal tersebut lantaran, Depati Empat Alam Kerinci, tidak dilibatkan pada saat penyambutan dan penutupan Festival Kerinci, karena yang diundang hanya Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kerinci.
Mukri Soni, Depati Muara Langkap Tamiai, yang juga dalam Depati Empat Alam Kerinci menyesalkan kejadian tersebut. Padahal Kerinci memiliki Depati Empat Alam Kerinci, bukan Lembaga Adat Melayu ( LAM ) Jambi.
“Kita sangat sayangkan cuma LAM yang diundang, di penutupan festival Kerinci, bukan Depati Empat Alam Kerinci. Itu sangat disayangkan,”ungkapnya.
Menurutnya LAM tersebut tidak bisa mewakili adat Kerinci, meskipun pengurus LAM adalah para pemegang Sko Depati dan Ninik mamak dan itu orang Kerinci sendiri.
“Apa lagi dalam LAM tidak seorangpun dari pemangku Adat Depati Empat masuk dalam pengurusan LAM,”Sebutnya.
Dirinya berharap kepada PJ Bupati yang baru beberapa hari dilantik, untuk dapat mempertimbangkan dan memperhatikan hal tersebut. “Karena Kerinci ada Depati Empat Alam Kerinci,”tegasnya.
Untuk diketahui sebelumnya, kedatangan PJ Bupati Kerinci, Asraf saat tiba di kabupaten Kerinci, usai dilantik, sambut oleh tokoh adat LAM di jembatan Senggarang Agung, kecamatan Danau Kerinci. (Cep)










