SUNGAIPENUH, Signalberita.com – Dalam mengantisipasi mobil yang bertonase tinggi melintasi jembatan Kerinduan, Sungai Penuh, Dinas Perhubungan akan mengambil langkah tegas. Hal ini untuk mencegah kerusakan berulang pada portal pembatas ketinggian yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat tertabrak kendaraan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra mengatakan, portal tersebut di pasang sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketahanan struktur jembatan dari kendaraan yang memiliki tinggi melebihi batas yang telah di tentukan.
Batas maksimal kendaraan yang di perbolehkan melintas di kawasan tersebut adalah kendaraan dengan ketinggian di bawah 2,5 meter. Pelanggaran terhadap aturan itu di nilai dapat menyebabkan kerusakan fasilitas sekaligus mengancam kondisi infrastruktur jembatan.
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Perhubungan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sungai Penuh Kota Sungai Penuh akan melakukan sejumlah pembenahan fasilitas pendukung di sekitar lokasi.
Salah satunya dengan menambah penerangan jalan agar area portal lebih terlihat, terutama pada malam hari. Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat keberadaan rambu peringatan serta marka jalan untuk memberi informasi kepada pengendara sebelum memasuki kawasan jembatan.
“Penambahan fasilitas ini bertujuan agar pengendara lebih waspada dan mengetahui adanya batas ketinggian kendaraan di lokasi tersebut,” ujarnya
Selain perbaikan fasilitas, Dinas Perhubungan juga akan meningkatkan pengawasan melalui patroli rutin di sekitar Jembatan Kerinduan. Petugas akan melakukan pemantauan terhadap kendaraan yang melanggar batas ketinggian serta mengarahkan pengendara menggunakan jalur alternatif yang tersedia.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap langkah tersebut mampu menjaga fungsi portal pembatas, mengurangi risiko kerusakan, serta meningkatkan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga aset publik agar tetap aman dan dapat di gunakan masyarakat secara optimal.(*)











