JAKARTA, Signalberita.com – Harga iPhone di prediksi akan mengalami kenaikan pada tahun 2026 ini, salah satu indikator akibat meningkatnya biaya komponen, terutama memori RAM dan penyimpanan internal.
Salah satu perangkat yang di perkirakan terdampak adalah iPhone 18 Pro yang di jadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun 2026. Kenaikan harga ini di perkirakan terjadi karena adanya tekanan biaya produksi serta peningkatan spesifikasi perangkat.
CEO Apple Tim Cook sebelumnya menyampaikan bahwa perusahaan menghadapi perubahan biaya komponen, meski belum mengungkap secara rinci produk mana saja yang akan mengalami penyesuaian harga.
Sejumlah analis memperkirakan iPhone 18 Pro bisa hadir dengan harga mulai sekitar USD 1.299 atau sekitar Rp23 jutaan. Namun, ada kemungkinan harga awalnya mencapai USD 1.399 atau hampir Rp25 juta.
Perkiraan tersebut berarti adanya kenaikan sekitar USD 200 hingga USD 300 di bandingkan generasi sebelumnya, yaitu iPhone 17 Pro.
Kenaikan harga ini di sebut di pengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari meningkatnya harga RAM, kapasitas penyimpanan yang lebih besar, peningkatan kamera, hingga strategi Apple dalam menjaga margin keuntungan.
Selain iPhone 18 Pro, varian lebih tinggi seperti iPhone 18 Pro Max dan model premium yang disebut-sebut sebagai iPhone Ultra juga di perkirakan memiliki harga lebih mahal.
Model iPhone Ultra yang di kabarkan menjadi perangkat lipat pertama Apple bahkan di prediksi bisa berada di kisaran USD 2.000.
Meski demikian, harga resmi iPhone 18 series masih menunggu pengumuman langsung dari Apple yang di perkirakan berlangsung pada September 2026.
Jika prediksi kenaikan harga benar terjadi, konsumen perlu menyiapkan anggaran lebih besar untuk mendapatkan perangkat terbaru Apple dengan teknologi dan fitur yang lebih canggih.(*)










