Signalberita.com – Onde-onde merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang hingga kini masih di gemari berbagai kalangan. Camilan berbentuk bulat dengan balutan biji wijen ini memiliki kulit kenyal dari tepung ketan serta isian pasta kacang hijau yang manis. Perpaduan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam menjadikannya salah satu kudapan favorit di berbagai daerah.
Selain menawarkan cita rasa khas, onde-onde juga mengandung sejumlah nutrisi yang berasal dari bahan utamanya, seperti karbohidrat, protein nabati, serat, vitamin, mineral, hingga senyawa antioksidan. Meski demikian, karena umumnya digoreng dan mengandung gula, konsumsi onde-onde tetap di sarankan dalam jumlah wajar sebagai camilan, bukan makanan utama.
Kandungan Gizi Onde-Onde
Bahan utama onde-onde memberikan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Tepung ketan menjadi sumber karbohidrat, sementara kacang hijau menyumbang protein nabati, serat, vitamin, dan mineral. Lapisan biji wijen juga menambah kandungan lemak sehat serta antioksidan alami.
Manfaat Onde-Onde bagi Kesehatan
1. Menambah Energi
Karbohidrat dari tepung ketan dan kacang hijau dapat menjadi sumber energi untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Namun, karena mengandung gula dan di goreng, konsumsi tetap perlu dibatasi.
2. Menjadi Sumber Protein Nabati
Kacang hijau mengandung protein nabati yang berperan dalam pembentukan serta perbaikan jaringan tubuh. Meski jumlahnya tidak setinggi daging, ikan, atau telur, kandungan ini tetap memberi tambahan asupan protein.
3. Membantu Memenuhi Kebutuhan Serat
Serat dari kacang hijau dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, memperlancar buang air besar, dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Kandungan serat memang berkurang setelah kacang hijau diolah menjadi pasta, tetapi manfaatnya tetap ada.
4. Mengandung Antioksidan
Biji wijen yang melapisi onde-onde mengandung antioksidan seperti sesamin dan sesamol. Senyawa ini membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas sebagai bagian dari pola makan sehat.
Tips Membuat Onde-Onde Tetap Kenyal
Agar hasil onde-onde memiliki tekstur kenyal dan tidak pecah saat digoreng, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan:
Gunakan tepung ketan berkualitas baik.
Rendam kacang hijau selama 2–4 jam sebelum di masak agar lebih mudah di haluskan.
Pastikan isian sudah dingin sebelum di bungkus adonan.
Tutup isian dengan rapat agar tidak bocor saat di goreng.
Balurkan biji wijen hingga menempel merata.
Goreng menggunakan minyak yang banyak dengan api kecil hingga sedang sambil sesekali diaduk perlahan.
Tiriskan setelah matang agar minyak berlebih berkurang.
Konsumsi Secukupnya
Onde-onde dapat menjadi pilihan camilan yang mengenyangkan sekaligus memberikan tambahan energi. Namun, kandungan gula dan lemak dari proses penggorengan membuat makanan ini sebaiknya dikonsumsi dalam porsi yang tidak berlebihan.
Bagi penderita diabetes, obesitas, atau mereka yang memiliki alergi terhadap kacang hijau maupun biji wijen, sebaiknya lebih berhati-hati sebelum mengonsumsinya. Jika muncul reaksi alergi seperti gatal, bengkak, atau sesak napas setelah makan onde-onde, segera periksakan diri ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(*)











