SWISS, Signalberita.com — Kabar Gembira bagi masyarakat Indonesia, Pemerintah Swiss kembali membuka program Swiss Government Excellence Scholarships untuk tahun akademik 2027–2028.
Program yang di kelola Sekretariat Negara Swiss untuk Pendidikan, Penelitian, dan Inovasi (SERI) ini membuka pendaftaran bagi warga negara Indonesia mulai 20 Agustus hingga 30 November 2026.
Untuk tahun akademik tersebut, terdapat dua jalur yang dapat di pilih pelamar Indonesia, yakni PhD (S3) dan Research Fellowship.
Dua Jalur Beasiswa untuk Pelamar Indonesia
Program PhD di tujukan bagi kandidat yang ingin menempuh pendidikan doktoral di universitas atau lembaga penelitian di Swiss. Pelamar wajib telah menyelesaikan gelar master atau setara paling lambat 31 Juli 2027.
Khusus bagi kandidat yang mendaftar ke ETH Zurich, gelar master harus sudah diperoleh paling lambat 30 Juni 2027.
Sementara itu, Research Fellowship di peruntukkan bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian selama satu tahun di Swiss sebagai bagian dari program doktoral yang sedang ditempuh di negara asal.
Kandidat yang belum pernah menempuh pendidikan maupun melakukan penelitian di Swiss akan mendapatkan prioritas.
Tunjangan Mencapai Rp54 Juta per Bulan
Salah satu daya tarik utama program ini adalah tunjangan hidup sebesar CHF 2.450 atau sekitar Rp54 juta per bulan.
Tunjangan tersebut di berikan selama 12 bulan. Masa beasiswa dapat di perpanjang hingga dua kali dengan durasi maksimal 36 bulan, tergantung perkembangan akademik penerima selama tahun pertama.
Program beasiswa di jadwalkan mulai 1 September 2027
Selain tunjangan bulanan, penerima juga mendapatkan sejumlah fasilitas lain, antara lain asuransi kesehatan, uang jaminan sewa sebesar CHF 600 atau sekitar Rp13,2 juta, kartu perjalanan dengan tarif setengah harga untuk transportasi umum, serta tunjangan tiket pesawat pulang-pergi.
Meski demikian, tidak seluruh kebutuhan selama berada di Swiss ditanggung. Biaya kuliah per semester yang berkisar CHF 600–2.000, biaya konferensi, penelitian lapangan, serta biaya hidup anggota keluarga atau tanggungan menjadi tanggung jawab penerima.
Persyaratan yang Perlu Di penuhi
Calon peserta PhD maupun Research Fellowship harus memenuhi sejumlah ketentuan. Salah satunya adalah memiliki gelar master atau setara sesuai batas waktu yang di tetapkan.
Dari sisi usia, pelamar harus lahir setelah 31 Desember 1991
Pelamar juga wajib menyiapkan proposal penelitian secara terperinci yang mencakup rencana, linimasa, serta aktivitas utama penelitian.
Dokumen penting lainnya adalah surat dukungan dari pembimbing akademik di Swiss, yang harus dilengkapi dengan CV singkat pembimbing tersebut.
Bagi kandidat yang sudah berada di Swiss, tanggal kedatangan tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2026. Pelamar juga perlu menyertakan bukti berupa konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal sesuai ketentuan.
Penerima beasiswa nantinya di wajibkan berdomisili di Swiss selama mengikuti program.
Kualitas Proposal Riset Jadi Faktor Penting
Seleksi penerima beasiswa tidak hanya di dasarkan pada kelengkapan administrasi. Penyelenggara juga akan mempertimbangkan rekam akademik, kompetensi penelitian, dan motivasi kandidat.
Kualitas serta orisinalitas proyek penelitian menjadi salah satu faktor penting dalam proses seleksi. Selain itu, kualitas supervisi akademik dan peluang terbentuknya kerja sama penelitian di masa mendatang juga turut di perhitungkan.
Dengan dukungan finansial dan kesempatan melakukan penelitian di lingkungan akademik Swiss, Swiss Government Excellence Scholarships dapat menjadi peluang bagi akademisi dan peneliti Indonesia untuk memperluas pengalaman internasional sekaligus membangun jejaring riset.
Bagi calon pelamar, penting untuk mempersiapkan proposal penelitian, mencari calon pembimbing di Swiss, serta melengkapi seluruh dokumen sebelum batas akhir pendaftaran 30 November 2026.(*)




















