KOTAJAMBI, SB – Sebanyak 82 rumah di kota Jambi akan mendapatkan alokasi dari program bedah Rumah tahun 2025. Hal itu di benarkan Kepala Dinas Perkim Kota Jambi, Mahruzar, Minggu (31/8/2025).
Dia menyebut bahwa penerima bantuan akan mendapatkan alokasi sebesar Rp20 juta, dengan rincian Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja dan Rp17,5 juta untuk material. Namun, bantuan tersebut tidak diberikan secara tunai, melainkan berupa bahan bangunan sesuai dengan usulan pemilik rumah.
“Kriteria penilaian kami meliputi kondisi fisik rumah, mulai dari atap, lantai, hingga dinding. Misalnya, apakah atap bocor, lantai masih tanah, atau dinding bolong. Selain itu, lahan harus milik pribadi, bisa berupa sertifikat hak milik maupun sporadik,” jelas Mahruzar.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Dinas Perkim juga bekerja sama dengan Dinas Sosial dengan memanfaatkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Saat ini, progres pelaksanaan program bedah rumah di Kota Jambi telah mencapai sekitar 70 persen.
Tahun ini, program bedah rumah di Kota Jambi hanya dibiayai oleh APBD Kota. Berbeda dengan tahun sebelumnya, ketika Kota Jambi juga mendapatkan alokasi 50 unit dari APBD Provinsi serta 200 unit dari APBN.
Sementara itu, kebutuhan bedah rumah di Kota Jambi masih cukup besar. Berdasarkan data aplikasi e-RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), jumlah rumah yang di usulkan untuk mendapatkan perbaikan mencapai sekitar 4.500 unit. (Gda)








