KERINCI, SIGNALBERITA.COM – Surutnya permukaan air di Danau Kerinci memunculkan persoalan lama, tumpukan sampah yang berserakan di sejumlah titik bibir danau, menjadi pemandangan tidak mengenakan.
Pantauan di beberapa titik kawasan Tanjung Batu, Kecamatan Keliling Danau, terlihat plastik, ranting, hingga limbah rumah tangga memenuhi garis tepi danau yang mengering.
Warga menyebut kondisi itu telah berlangsung beberapa waktu terakhir. “Air surut, sampahnya makin kelihatan. Kami cemas karena baunya mulai menyengat,” ujar Andi salah seorang warga, pada Kamis (26/02/2026).
Hingga saat ini Belum terlihat langkah Pemerintah pembersihan di lokasi-lokasi yang paling terdampak. Sejumlah warga pun menyindir dengan istilah lokal, “kato nyo gotong royong”, menagih konsistensi ajakan kerja bakti Gerakan Nasional Indonesia ASRI 2026 kerap digaungkan.
“Harusnya Gerakan Nasional Indonesia ASRI itu di fokuskan pada Danau Kerinci. Apalagi Danau Kerinci ini menjadi Ikon Pariwisata kabupaten Kerinci,”sebutnya.
Dirinya berharap kepada pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memperhatikan Danau Kerinci yang kian memprihatinkan. “Semoga pemerintah dapat segera mengambil langkah dalam menciptakan Danau Kerinci bebas Sampah,”harapnya.(Tim)









