SB – Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, meminta publik tetap tenang setelah timnya hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026. Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, La Roja gagal memaksimalkan kesempatan untuk meraih kemenangan di Atlanta.
Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan besar di awal turnamen. Cape Verde, yang menjalani debut di Piala Dunia, tampil di siplin dan mampu meredam agresivitas lini serang Spanyol yang di perkuat sejumlah pemain bintang.
De la Fuente menegaskan bahwa timnya tidak akan mengubah pendekatan permainan hanya karena hasil yang kurang memuaskan. Menurutnya, Spanyol hanya perlu meningkatkan efektivitas di depan gawang.
“Kami harus tetap berpegang pada ide permainan yang sama dan terus memperbaiki detail-detail kecil. Dalam pertandingan seperti ini, kami menciptakan banyak peluang, tetapi kurang memiliki ketajaman yang di butuhkan untuk mengubahnya menjadi gol,” ujar De la Fuente.
Pelatih berusia 64 tahun itu juga memuji organisasi permainan Cape Verde yang tampil sangat disiplin sepanjang pertandingan.
“Mereka bermain sangat terorganisasi dengan blok pertahanan rendah. Situasi seperti itu memang menyulitkan kami untuk menciptakan ruang. Meski begitu, kami tetap menghasilkan beberapa peluang. Terkadang, ketika bola memang tidak mau masuk ke gawang, apa pun yang dil akukan terasa tidak cukup,” tambahnya.
Keputusan De la Fuente mencadangkan dua pemain muda andalan, Lamine Yamal dan Nico Williams, turut menjadi sorotan. Keduanya baru di mainkan pada babak kedua ketika Spanyol kesulitan memecah kebuntuan.
Menanggapi hal tersebut, De la Fuente menjelaskan bahwa keputusan itu merupakan bagian dari manajemen kebugaran pemain, terutama setelah adanya kekhawatiran terkait kondisi fisik mereka dalam beberapa waktu terakhir.
“Tujuannya adalah memberikan mereka menit bermain secara bertahap agar mendapatkan kembali ritme dan kepercayaan diri. Kami berharap mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih besar pada pertandingan berikutnya,” jelasnya.
Hasil imbang ini membuat Spanyol berada di bawah tekanan menjelang laga kedua fase grup melawan Arab Saudi. Kemenangan menjadi target mutlak jika juara dunia 2010 itu ingin menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Kiper Unai Simón mengakui bahwa hasil tersebut jauh dari harapan tim.
“Di benak semua pemain, ini adalah pertandingan yang seharusnya bisa kami menangkan,” kata Simón.
Kini, Spanyol di tuntut segera bangkit dan menunjukkan kualitas sebenarnya demi menghindari situasi sulit dalam persaingan Grup H Piala Dunia 2026.(*)









