Demo Aktivis dan LSM Desak Periksa Kades Pelayang Raya Ricuh
SUNGAIPENUH, SB – Setelah melakukan aksi unjuk rasa di kantor Walikota Sungai Penuh, para Aktivis dan LSM Kerinci-Sungai Penuh melanjutkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh, pada Rabu (25/06/2025).
Aksi ini menyoroti dugaan korupsi yang di lakukan oleh Kepala Desa Pelayang Raya terkait penyelewengan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2021-2025.

Demo kali ini merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya yang telah berlangsung 10 hari lalu. Saat itu, Kasi Intel Kejari Sungai Penuh berjanji akan menindaklanjuti laporan dalam kurun waktu tersebut. Namun hingga saat ini, menurut para aktivis, belum ada tindakan nyata yang terlihat.
Koordinator aksi, Indra, dalam orasinya menyebut bahwa Kejaksaan Negeri Sungai Penuh di nilai “mandul” karena tidak memberikan respons yang tegas terhadap laporan masyarakat.
“Sudah 10 hari kami menunggu, tapi tidak ada satu pun langkah konkret dari pihak Kejari. Ini menunjukkan lemahnya komitmen dalam penegakan hukum,” ujar Indra.
Demo Aktivis dan LSM Desak Periksa Kades Pelayang Raya Ricuh
Suasana sempat memanas saat terjadi kericuhan antara aparat Kejaksaan dan massa aksi. Diduga, salah satu oknum dari pihak Kejaksaan melakukan pemukulan terhadap peserta aksi. Insiden tersebut langsung memicu ketegangan, namun berhasil diredam oleh aparat keamanan yang berjaga.
Setelah sempat ricuh, akhirnya pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh menerima perwakilan dari Aktivis dan LSM, berdialog di ruang Kejaksaan.(Fra)









