Sungai Penuh – Pekerjaan rehabilitasi Gedung TK Pembina Kota Sungai Penuh yang bersumber dari program revitalisasi sekolah Kementerian Pendidikan di duga tidak sepenuhnya mengacu pada spesifikasi teknis dan gambar kerja yang telah di tetapkan.
Berdasarkan informasi yang di himpun di lapangan, pekerjaan pemasangan rangka baja dan penutup atap di duga tidak sesuai dengan ketentuan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Atap seng yang di gunakan di sebut-sebut memiliki ketebalan yang di duga tidak memenuhi standar sebagaimana yang di persyaratkan dalam dokumen pekerjaan.
Salah seorang aktivis, Zoni Irawan, menilai pelaksanaan proyek tersebut perlu mendapat perhatian dari pihak terkait. Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan yang di lakukan, terdapat dugaan ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi yang telah di tetapkan.
“Saya sudah mengecek langsung proyek rehabilitasi Gedung TK Pembina Sungai Penuh. Dari hasil pengamatan, di duga ada pekerjaan yang tidak sesuai dengan standar,” ujar Zoni.
Ia meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya Wali Kota, melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek tersebut apabila nantinya terbukti di temukan adanya pelanggaran.
“Kami meminta Wali Kota Sungai Penuh melakukan evaluasi terhadap pejabat yang bertanggung jawab apabila memang terbukti tidak menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.
Hingga berita ini di terbitkan, pihak pelaksana proyek, atau penanggungjawab kegiatan belum bisa di konfirmasi. (Tim)







