Signalberita.com – Program Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang penempatan ASN yang dekat dengan domisili tinggalnya, mendapatkan dukungan dari Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin.
Dia menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menginisiasi program “Mendekatkan Pada Domisili dan Mendekatkan Pada Keluarga” sebagai bagian dari pembenahan manajemen aparatur sipil negara (ASN).
Program yang di perkenalkan Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, itu di tujukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, efektif, sekaligus meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan ASN. Sasaran program mencakup pegawai negeri sipil (PNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga PPPK Paruh Waktu.
Pada tahap awal, kebijakan tersebut mulai di uji coba di lingkungan internal BKN. Pegawai yang bertugas di Kantor Pusat, Kantor Regional, maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) di berikan kesempatan bekerja di lokasi yang lebih dekat dengan domisili dan keluarganya.
Muhammad Khozin menilai langkah tersebut merupakan inovasi yang layak di apresiasi karena dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan ASN. Menurutnya, penempatan yang lebih dekat dengan tempat tinggal tidak hanya memperkuat kedekatan dengan keluarga, tetapi juga membantu mengurangi beban biaya hidup akibat penugasan di daerah yang jauh.
Meski demikian, Khozin mengingatkan agar implementasi program tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang di atur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN).
“Terobosan Kepala BKN untuk uji coba penempatan ASN sesuai dengan domisili agar dekat dengan keluarga dan mengurangi pengeluaran patut di apresiasi,” ujar Khozin di Jakarta, Sabtu (25/7).(*)









