JAKARTA- Spekulasi mengenai pergantian Menteri Keuangan kembali menghangat setelah Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh ke Istana Kepresidenan. Namun, ekonom Chatib Basri langsung menepis kabar yang menyebut dirinya menjadi kandidat kuat pengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Selasa sore, Chatib menegaskan bahwa pembicaraan yang berlangsung sama sekali tidak menyentuh persoalan jabatan kabinet. Menurut mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, pertemuan difokuskan pada evaluasi dan perkembangan kondisi ekonomi nasional serta berbagai tantangan global yang tengah dihadapi Indonesia.
“Tidak ada pembicaraan mengenai posisi Menteri Keuangan. Kami berdiskusi soal ekonomi,” ujar Chatib kepada wartawan.
Ia juga meluruskan informasi yang beredar terkait kehadiran Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam forum yang sama. Chatib memastikan dirinya hadir bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN), termasuk Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, tanpa keterlibatan Budi Gunadi dalam pertemuan tersebut.
Klarifikasi Chatib muncul di tengah derasnya isu perombakan Kabinet Merah Putih yang menyeret sejumlah nama untuk mengisi posisi Menteri Keuangan. Selain Chatib, nama Budi Gunadi Sadikin juga sempat disebut-sebut berpeluang menempati kursi bendahara negara.
Rumor tersebut semakin menguat setelah Presiden Prabowo menerima sejumlah tokoh ekonomi di Istana dalam beberapa waktu terakhir. Namun hingga kini belum ada sinyal resmi dari pemerintah mengenai perubahan komposisi kabinet, khususnya di sektor ekonomi.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dirinya tetap menjalankan tugas sebagaimana mandat yang diberikan Presiden. Ia menegaskan tidak ada perubahan terkait posisinya dan tetap fokus mengelola kebijakan fiskal pemerintah.
Purbaya bahkan mempertanyakan sumber isu yang menyebut dirinya akan meninggalkan jabatan tersebut. Menurutnya, kabar itu berpotensi memengaruhi persepsi pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi nasional.
Pernyataan serupa juga datang dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia menegaskan pemerintah tidak memiliki agenda untuk mengganti Menteri Keuangan dan saat ini lebih memprioritaskan penguatan koordinasi antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dengan berbagai bantahan yang disampaikan para pejabat terkait, rumor pergantian Menteri Keuangan untuk sementara belum menemukan dasar yang kuat. Pemerintah pun menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjaga momentum ekonomi di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.(*)









