SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM — Pemerintah bersama Balai Riset dan Mekanisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jambi merencanakan pengembangan tanaman gandum di wilayah dataran tinggi Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Program ini akan di awali dengan penanaman skala kecil sebagai proyek percontohan di sejumlah lokasi yang di nilai sesuai secara agroklimat.
Di Kota Sungai Penuh, pengembangan gandum di rencanakan di lakukan di Desa Renah Kayu Embun dengan luasan sekitar lima hektare. Sementara itu, di Kabupaten Kerinci, penanaman gandum akan di lakukan di wilayah Kayu Aro dan Kecamatan Depati Tujuh, masing-masing seluas lima hektare.
Perwakilan BRMP Provinsi Jambi, Dr. Endi Putra, SP., M.Si, mengatakan dataran tinggi Kerinci dan Sungai Penuh memiliki karakteristik lingkungan yang mendukung pertumbuhan tanaman gandum. Menurut dia, ketinggian wilayah, suhu, serta kondisi tanah menjadi faktor utama yang membuat kawasan tersebut potensial untuk pengembangan gandum.
“Tanaman gandum lebih cocok di kembangkan di dataran tinggi seperti Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Pada tahap awal, penanaman di lakukan dalam skala terbatas sebagai percobaan, masing-masing lima hektare per daerah,” ujar Endi.
Ia menjelaskan, hasil dari tahap percontohan ini akan menjadi dasar untuk menentukan kelanjutan program. Jika uji coba menunjukkan hasil yang optimal, pengembangan gandum akan di perluas dengan skala yang lebih besar dan berkelanjutan.
“Apabila percobaan ini berhasil, pengembangan gandum akan di perluas secara bertahap agar dapat menjadi komoditas pertanian alternatif di wilayah ini,” katanya.
Endi menambahkan, rencana pengembangan gandum tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci beberapa waktu lalu. Arahan tersebut menekankan pentingnya di versifikasi komoditas pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.(Fra)









