TEBO, SB – Komisi I DPRD Tebo bersama BKPSDM Kabupaten Tebo, cukup serius dalam memperjuangkan Nasib dari ratusan honorer yang masuk dalam R4, ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan KemenPAN-RB untuk di angkat menjadi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Bahkan mereka mengusulkan 410 tenaga honorer untuk di angkat sebagai PPPK paruh waktu. Di antaranya, tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas, guru honorer, dan petugas kebersihan, tetapi juga 27 tenaga administrasi kategori R3 yang tersisa.
Ketua Komisi I DPRD Tebo, Yuzep Herman, mengatakan usulan ini dibawa untuk di perjuangkan ke Kemenpan-RB dan BKN.
“Total 410 orang yang kami usulkan terdiri dari 200 Nakes, 153 guru honorer, 30 petugas kebersihan Dinas LH, dan 27 tenaga administrasi yang tersebar di seluruh Kabupaten Tebo. Semuanya kami dorong untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu,” kata Yuzep melalui sambungan telepon, Sabtu (20/9/2025).
Yuzep mengungkapkan, kedatangan Komisi I DPRD Tebo bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di sambut baik oleh BKN.
“Pimpinan BKN bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada Pemkab Tebo atas situasi yang terjadi. Mereka berkomitmen mencari solusi bersama Kemenpan-RB untuk membuka kembali lock dalam waktu dekat. Semoga perjuangan ini membuahkan hasil, karena anggaran belanja pegawai Kabupaten Tebo masih berada pada batas wajar,”tandasnya.(tim)








