JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Pemerintah Indonesia berencana memperkuat armada laut nasional melalui kerja sama pertahanan dengan Inggris. Presiden Prabowo Subianto menyebut Inggris akan memberikan dukungan pembangunan kapal perang bagi Indonesia, termasuk melalui transfer teknologi dan lisensi desain kapal tempur.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan fregat Arrowhead 140, kapal perang berteknologi maju yang akan di rakit di dalam negeri. Proyek ini melibatkan perusahaan pertahanan Inggris, Babcock International, dan PT PAL Indonesia, dengan proses perakitan di rencanakan berlangsung di Surabaya.
Menurut Prabowo, kerja sama ini merupakan bagian dari kemitraan strategis Indonesia–Inggris di bidang pertahanan dan ekonomi. Ia menilai Inggris memiliki keunggulan teknologi dan kemampuan pembiayaan yang dapat di manfaatkan untuk memperkuat industri pertahanan nasional.
“Mereka berniat berinvestasi di Indonesia. Kita bisa memperoleh manfaat dari teknologi dan kapasitas keuangan mereka, sehingga kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak,” kata Prabowo usai melakukan kunjungan kerja ke Inggris.
Nilai kerja sama pertahanan tersebut di laporkan mencapai triliunan rupiah dan mencakup transfer teknologi yang memungkinkan PT PAL membangun kapal perang modern secara mandiri. Pemerintah berharap proyek ini dapat memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional dalam jangka panjang.
Selain sektor pertahanan, Inggris juga menyatakan dukungan di bidang maritim sipil. Pemerintah Indonesia berencana bekerja sama dalam pembangunan sekitar 1.500 kapal penangkap ikan dengan teknologi modern, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan dan ketahanan pangan nasional.
Prabowo menilai sektor maritim memiliki peran strategis bagi perekonomian Indonesia, mengingat sebagian besar wilayah Indonesia merupakan perairan laut. Peningkatan kapasitas maritim di harapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.
Kerja sama ini berlangsung di tengah dinamika geopolitik global, termasuk meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Namun pemerintah menegaskan penguatan armada laut Indonesia di arahkan untuk kepentingan pertahanan nasional dan pembangunan jangka panjang.(Tim)









