JAKARTA, SIGNALBERITA.COM — Bagi para pecinta kopi, kebahagiaan sederhana sering datang dari tegukan pertama di pagi hari. Namun, di balik kenikmatan itu, ternyata jenis kopi yang di pilih bisa berdampak pada kesehatan tubuh.
Ada kopi yang tinggi kafein, ada pula yang lebih ramah di perut, bahkan beberapa jenis bisa menambah asupan vitamin. Berikut penjelasan beberapa jenis kopi populer—dari yang paling murni hingga yang paling kekinian—dan pengaruhnya terhadap kesehatan.
Kopi Tanpa Tambahan, Paling Aman untuk Tubuh
Jenis kopi yang di seduh tanpa tambahan gula atau krimer—seperti black drip, Americano, dan cold brew—tergolong lebih sehat. Kandungan antioksidan dan polifenol di dalamnya membantu melawan radikal bebas serta meningkatkan metabolisme.
Sebaliknya, kopi dengan tambahan gula, susu kental manis, atau sirup rasa justru dapat meningkatkan kadar gula darah dan lemak tubuh. Jadi, yang paling menentukan bukan hanya jenis kopinya, tetapi juga cara menikmatinya.
Black Drip: Versi Paling Murni
Metode seduh black drip menjadi pilihan utama bagi penikmat kopi sejati. Air panas di tuangkan perlahan ke bubuk kopi di atas filter, menghasilkan cita rasa yang lebih bersih dan tidak terlalu pahit.
Menariknya, proses penyaringan ini menurunkan kadar senyawa diterpena, yaitu zat yang dapat memicu peningkatan kolesterol bila di konsumsi berlebihan. Tak heran jika black drip di sebut sebagai jenis kopi paling sehat.
Tips: Nikmati tanpa gula agar manfaat antioksidannya maksimal.
Americano: Ringan tapi Tetap Berkarakter
Dibuat dari campuran espresso dan air panas, Americano memiliki rasa kuat namun tetap ringan. Kandungan polifenol di dalamnya membantu tubuh melawan peradangan dan stres oksidatif.
Volume air yang lebih banyak juga membuat kopi ini lebih menyegarkan dan tak terlalu keras di lambung.
Fun fact: Barista sering menyebut Americano sebagai “espresso versi santai”.
Espresso: Kecil, Padat, dan Nendang
Menjadi dasar dari hampir semua jenis kopi modern, espresso diseduh dengan tekanan tinggi, menghasilkan cairan pekat dengan aroma kuat.
Meskipun kadar kafeinnya tinggi per mililiter, total kandungan kafein dalam satu shot espresso bisa setara dengan secangkir kopi biasa.
Catatan: Bagi yang sensitif terhadap kafein, cukup satu shot espresso per hari.***








