SIGNALBERITA.COM – Kendati sejumlah SPPG di tutup sementara, namun, mereka tetap mendapatkan insentif dari Pemerintah. Hal ini sampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Dia menyebutkan Setiap unit penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebut tetap menerima dana operasional sebesar Rp6 juta per hari. Kebijakan ini di ambil untuk menjaga kesiapan layanan saat operasional kembali di buka.
Penutupan Bersifat Sementara
Penutupan yang terjadi pada sekitar 1.720 unit SPPG bukan di sebabkan oleh kualitas makanan, melainkan bagian dari proses standarisasi teknis yang sedang di lakukan pemerintah.
Adapun beberapa aspek yang menjadi fokus perbaikan meliputi:
Sertifikasi: Pengurusan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS)
Infrastruktur: Pemenuhan standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
Sumber Daya Manusia: Pelatihan karyawan agar sesuai standar operasional terbaru
“Untuk yang di tutup sementara tetap di beri, karena mereka harus mengurus berbagai kebutuhan dan karyawannya di beri pelatihan,” ujar Dadan saat berada di Universitas Hasanuddin (Unhas), 28 April.
Segera Di buka Kembali
Dadan menjelaskan, unit yang telah mengajukan sertifikasi SLHS akan segera di aktifkan kembali. Ia menegaskan bahwa kualitas menu dan layanan sejauh ini sudah di nilai baik, sehingga proses penyesuaian lebih di xfokuskan pada aspek administrasi dan standar teknis.
Pemerintah berharap proses ini dapat segera rampung, sehingga program Makan Bergizi Gratis bisa kembali berjalan optimal dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.***








