BEKASI – Prestasi membanggakan kembali di torehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI), Boy Arnez Arabi. Atlet bola voli nasional tersebut di nobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) pada ajang AVC Men’s Cup 2026 usai mengantarkan Tim Nasional Indonesia meraih gelar juara.
Penghargaan individu bergengsi itu di raih setelah Indonesia menundukkan Korea Selatan dengan skor telak 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) pada partai final yang berlangsung di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, Minggu (28/6). Penampilan konsisten Boy sepanjang turnamen menjadi salah satu faktor penting keberhasilan skuad Merah Putih mencatatkan sejarah di level internasional.
Kecintaan pada bola voly sejak kecil
Dalam keterangannya, Selasa (30/6), Boy mengungkapkan kecintaannya terhadap bola voli telah tumbuh sejak kecil berkat dukungan keluarga. Namun, karier profesionalnya baru di mulai saat berusia 18 tahun setelah direkrut klub LavAni.
“Umur 18 tahun saya masuk ke klub bola voli LavAni. Saya direkrut di klub bola voli LavAni milik Pak SBY dan dari situ saya beralih ke profesional,” ujar Boy.
Putra asal Rantauprapat, Sumatera Utara, itu mengaku perjalanan sebagai atlet nasional memberinya banyak pengalaman berharga. Ia telah tampil di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional, termasuk memperkuat Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand.
Menurut Boy, tantangan terbesar dalam setiap pertandingan adalah menghadapi momen-momen krusial yang membutuhkan ketenangan, fokus, dan tanggung jawab untuk menghasilkan poin bagi tim.
“Kalau soal kesan, mungkin di poin-poin krusial yang mana kita harus punya lebih tanggung jawab, harus berpikir bagaimana caranya mencetak poin,” katanya.
Di tengah kesibukannya sebagai atlet profesional, Boy tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa. Ia mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada mahasiswa berprestasi, termasuk mereka yang berkarier di bidang olahraga.
“UMI adalah institusi pendidikan yang mau mendukung atletnya untuk terus berkembang. Mengatur waktu sebagai mahasiswa dan atlet memang tidak mudah, tetapi bisa di jalani selama mendapat dukungan dan mampu membagi waktu antara kuliah dan berlatih maupun bertanding,” tuturnya.
Keberhasilan Indonesia menjuarai AVC Men’s Cup 2026 sekaligus mengantarkan Boy meraih gelar MVP menjadi bukti bahwa prestasi akademik dan nonakademik dapat berjalan beriringan. Capaian tersebut tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Muhammadiyah.
Prestasi Boy di harapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi besar, serta mengharumkan nama bangsa melalui bidang yang di tekuni.(*)








