SENGETI, SIGNALBERITA.COM — Musim hujan yang masih berlangsung berdampak pada meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat. Sejumlah penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan, mulai mendominasi keluhan warga yang datang berobat ke fasilitas kesehatan.
Pantauan di Puskesmas Sungai Duren menunjukkan antrean pasien terus bertambah sejak awal tahun. Lonjakan kunjungan dipicu kondisi cuaca ekstrem dan lingkungan yang lembap, yang memudahkan penyebaran penyakit, terutama pada anak-anak dan lanjut usia.
Berdasarkan data puskesmas, hingga awal Januari 2026 tercatat 194 kunjungan pasien. Dokter Poli Anak Puskesmas Sungai Duren, Erisya, mengatakan sebagian besar pasien mengalami demam, batuk, dan pilek. Kelompok anak-anak dan lansia menjadi yang paling banyak terdampak.
Sementara itu, pada Desember 2025 jumlah kunjungan pasien tercatat jauh lebih tinggi, mencapai 2.284 orang. Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi kasus terbanyak dengan 325 penderita.
Puskesmas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dengan menjaga pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, olahraga teratur, serta menjaga kebersihan lingkungan dinilai penting untuk menekan risiko penyakit musiman.(Tim)








