SIGNALBERITA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Tanjung Bungur tahun 2023 lalu di kabupaten Tebo.
Penyidik kejaksaan pun sudah memeriksa pejabat Kemendag selaku pengguna anggaran dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pasar Tanjung Bungur tahun 2023.
“Terhadap pihak kementerian perdagangan (Kemendag) tim penyidik telah melakukan pemeriksaan sebagai saksi,” ungkap, Kepala Kejari Tebo, Abdurrahman dalam press release tahap II, Rabu 27 Agustus 2025.
Rachman menegaskan, jadi secara keseluruhan, aliran anggaran itu sudah kita periksa, artinya dari sumber dana dari mana, telah di lakukan pemeriksaan.
Sambung Rachman, terhadap pihak kementerian, statusnya sebagai saksi.
Lebih lanjut Rachman menjelaskan, adapun nanti ada satu hal yang terungkap dalam persidangan kita akan melihat perkembangannya seperti apa, kira-kira begitu,”tutupnya singkat.
Sebagaimana di ketahui, bahwa dalam dugaan korupsi pembangunan pasar Tanjung Bungur, Kel Muara Tebo, Kec Tebo Tengah, Kab Tebo, melalui dana tugas pembantuan (TP) APBN tahun 2023 pada kementerian perdagangan (Kemendag) senilai Rp2,7 miliar.
Dari anggaran tersebut berdasarkan hasil penghitungan kerugian negara BPKP menemukan indikasi make-up Rp 1,6 Miliar.
Dalam kasus ini Dua orang pejabat pada dinas perindustrian perdagangan dan tenaga kerja (Disperindagnaker) Kab Tebo Prov Jambi dan lima orang penyedia jasa telah di tetapkan sebagai tersangka.(*)









