KOTAJAMBI, SB – Kepala Sekolah tingkat TK, SD, SMP di kota Jambi akan di angkat melalui proses seleksi. Sebanyak 291 guru tercatat telah mendaftar untuk mengikuti tahapan seleksi tersebut.
Hal ini di benarkan Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Liana Andriani. Dia mengatakan bahwa pihaknya di libatkan dalam proses seleksi sesuai arahan Wali Kota Jambi.
“Iya, kami di minta membantu proses seleksi. Saya juga sudah duduk bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi untuk menyusun format pendaftaran,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).
Liana menjelaskan, seluruh tahapan pendaftaran di lakukan melalui sistem terintegrasi. BKPSDMD bersama Dinas Pendidikan Kota Jambi bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), karena seleksi menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).
“Pihak BKN juga meminta kami menyiapkan materi tes, khususnya terkait kedisiplinan dan kinerja. Setelah soal selesai di susun, tes CAT dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan perangkingan dan wawancara,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan seleksi harus berlangsung transparan tanpa adanya pungutan liar (pungli).
“Kami tidak ingin motivasi menjadi kepala sekolah hanya sebatas formalitas. Ini metode pertama di Indonesia, di mana seleksi calon kepala sekolah bekerja sama langsung dengan BKN,” ungkapnya.
Menurut Maulana, peserta yang lolos nantinya tidak hanya menentukan sekolah tujuan, tetapi juga harus menunjukkan inovasi yang bisa diterapkan di masa depan. Dengan sistem seleksi berbasis CAT, Pemkot Jambi berharap lahir kepala sekolah yang profesional, berintegritas, dan mampu mendorong kemajuan pendidikan.
“Kalau ada calon kepala sekolah yang di minta uang, laporkan langsung ke Wali Kota. Jika ada ASN terbukti melakukan pungli,”tandasnya. (Gda)









