Kerinci – Tensi Politik Kerinci kian memanas jelang partai politik memberikan sikapnya siapa yang akan di usung oleh partai untuk menjadi Calon Bupati (Cabup) Kerinci. Demi mendapatkan simpati dan rekomendasi Partai Politik (Parpol) kandidat terlihat mulai unjuk kekuatan dengan mendatang massa saat mendaftar di partai.
Yang menjadi pertanyaan seberapa besar pengaruh kehadiran massa bakal Cabup saat mendaftar di Parpol terhadap kebijakan partai dalam menentukan dan menetapkan Cabup yang akan di dukungnya.
Pengamat Politik dari STIA SAK Sungai Penuh, Mukri Soni, menjelaskan, kehadiran massa saat calon mendaftar di Parpol sama sekali tidak akan berdampak pada kebijakan partai dalam menentukan sikap politiknya, kandidat yang mengerahkan massa saat daftar di partai lebih terkesan hanya untuk unjuk kekuatan atau dalam rangka mencari sponsor agar terlihat kuat di tengah masyarakat.
Menurut Mukhri Soni, kehadiran massa tidak berpengaruh atau menjadi bahan pertimbangan partai dalam menentukan sikap politiknya. Mukhri mengatakan partai politik akan mempertimbangkan tiga hal dalam menentukan arah dukungan pada calon kepala daerah :Pertama, adanya calon internal Parpol. Kedua kader partai sebagai pendamping atau wakil yang ditawarkan calon atau yang ketiga adalah Mahar
“Yang menjadi pertimbangan utama partai memberikan rekomendasi Ado tigo, Kader partainya, Kader partainya dijadikan wakil, Mahar,”ujarnya
Menurutnya berdasarkan pengalaman Pilkada selama ini kehadiran massa saat mendaftar di partai politik sama sekali tidak ada pengaruh, pengerahan massa yang dilakukan oleh kandidat diduga sekedar unjuk kekuatan ke parpol juga dalam rangka mencari sponsor.
”Dugaan saya mengerahkan massa selain unjuk kekuatan ke parpol, juga dalam rangka cari sponsor,”terangnya (*)







