JAKARTA, Signalberita.com — Esports kembali menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Asian Games 2026. Pada ajang yang berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, terdapat 11 nomor pertandingan dengan total 13 game esports yang akan di perebutkan.
Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah mengonfirmasi esports sebagai bagian dari Asian Games 2026. Jumlah nomor pertandingan tersebut meningkat dibandingkan Asian Games 2022 yang digelar di Hangzhou, China, dengan tujuh nomor pertandingan.
Pada Asian Games sebelumnya, sejumlah game yang dipertandingkan antara lain Arena of Valor, EA Sports FC Online, Street Fighter V: Champion Edition, League of Legends, Dream Three Kingdoms 2, Peace Elite atau PUBG Mobile, serta Dota 2.
Sementara itu, pada Asian Games 2026, 11 nomor pertandingan esports terdiri dari:
1. eFootball
2. Gran Turismo 7
3. Honor of Kings
4. Naraka: Bladepoint
5. Puyo Puyo Champions
6. Identity V Mobile
7. League of Legends PC
8. Mobile Legends: Bang Bang
9. Pokémon Unite
10. PUBG Mobile
Martial Arts, yang mencakup Street Fighter 6, Tekken 8, dan The King of Fighters XV.
Khusus kategori Martial Arts, tiga game tersebut tidak memperebutkan medali secara terpisah. Ketiganya digabungkan dalam satu nomor pertandingan sehingga hanya terdapat satu medali yang diperebutkan.
Indonesia Ikut Delapan Nomor Pertandingan
Timnas Esports Indonesia akan ambil bagian dalam delapan dari 11 nomor pertandingan yang tersedia.
Delapan kategori yang diikuti Indonesia yakni PUBG Mobile, Gran Turismo 7, eFootball, Pokémon Unite, Identity V, Honor of Kings, Naraka: Bladepoint, dan Mobile Legends: Bang Bang.
Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, optimistis para atlet Merah Putih mampu membawa pulang medali dari Asian Games 2026.
Menurut Richard, persiapan tim masih terus dilakukan melalui program pembinaan dan pelatihan untuk memaksimalkan peluang meraih medali di setiap nomor pertandingan.
“Untuk meraih kesuksesan sesuai pemetaan potensi medali, setiap nomor pertandingan yang kami persiapkan masih terus melakukan pembinaan dan pengondisian pelatihan,” ujar Richard.
Ia menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan para atlet esports Indonesia untuk memberikan hasil terbaik di Asian Games 2026.
“Tanpa alasan, kami yakin mereka akan pulang membawa medali terkalung di leher mereka seluruhnya,” lanjutnya.
Dengan delapan nomor pertandingan yang diikuti, Indonesia memiliki peluang untuk menambah koleksi medali melalui cabang esports pada Asian Games 2026. Persiapan dan pembinaan atlet pun terus digenjot menjelang berlangsungnya kompetisi di Jepang.(*)




















