JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk tokoh buruh nasional Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Pengangkatan tersebut ditandai dengan pelantikan yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore.
Penunjukan Said Iqbal tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 58/P Tahun 2026. Melalui jabatan baru itu, pemimpin Partai Buruh sekaligus Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tersebut akan memberikan masukan kepada Presiden terkait kebijakan ketenagakerjaan dan perlindungan pekerja.
Dalam prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden Prabowo, Said Iqbal bersama sejumlah pejabat lainnya mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan amanah negara sesuai konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain Said Iqbal, Presiden juga melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Mayjen TNI (Purn.) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Setelah pengambilan sumpah, seluruh pejabat yang dilantik menandatangani berita acara sebagai tanda resmi dimulainya masa tugas mereka.
Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Usai acara, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan para anggota Kabinet Merah Putih memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Masuknya Said Iqbal ke dalam jajaran penasihat Presiden dinilai menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat komunikasi dengan kalangan pekerja. Selama bertahun-tahun, Said dikenal sebagai salah satu figur sentral dalam berbagai gerakan dan advokasi buruh di Indonesia.
Sebelum memimpin Partai Buruh, Said Iqbal aktif memperjuangkan isu-isu ketenagakerjaan melalui KSPI. Ia juga sempat terjun ke politik elektoral dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR pada Pemilu 2009. Sejak 2021, ia dipercaya memimpin Partai Buruh dan menjadi salah satu suara utama kelompok pekerja dalam berbagai perdebatan kebijakan nasional.
Pelantikan tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat negara, antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Ketua MPR Ahmad Muzani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga lainnya.(*)










