SUMATERA, SIGNALBERITA.COM – Pemadaman Listrik di sejumlah Daerah di Sumatera, membuat pelanggan Telkomsel di berbagai wilayah Sumatera mengeluhkan gangguan layanan komunikasi dan internet sejak beberapa waktu terakhir. Keluhan muncul karena sinyal melemah, akses internet melambat, hingga layanan telepon yang tidak stabil.
Melalui pengumuman resminya, Telkomsel menyampaikan bahwa terjadi penurunan kualitas layanan di sebagian wilayah Sumatera akibat dampak pemadaman listrik yang memengaruhi sistem jaringan telekomunikasi.
Dalam keterangannya, Telkomsel menyebut saat ini pihaknya terus melakukan optimalisasi sistem catu daya cadangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses pemulihan layanan agar komunikasi pelanggan kembali normal.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Telkomsel terus mengoptimalkan sistem catu daya cadangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan layanan,” tulis pengumuman resmi Telkomsel.
Gangguan tersebut langsung menjadi sorotan masyarakat karena aktivitas digital saat ini sangat bergantung pada jaringan internet dan komunikasi seluler. Banyak pengguna mengaku mengalami kesulitan mengakses media sosial, aplikasi pesan instan, hingga layanan mobile banking.
Beberapa pelanggan juga mengeluhkan jaringan internet yang tiba-tiba hilang di jam-jam sibuk, terutama di wilayah perkotaan dan pusat aktivitas masyarakat.
Di media sosial, keluhan pengguna Telkomsel mulai ramai di perbincangkan. Sebagian netizen berharap pemulihan jaringan dapat di lakukan lebih cepat agar aktivitas komunikasi dan pekerjaan tidak terganggu lebih lama.
Pemadaman listrik memang menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kestabilan jaringan telekomunikasi, terutama jika terjadi dalam skala luas dan berdampak pada infrastruktur BTS di berbagai daerah.
Meski demikian, Telkomsel memastikan pihaknya terus melakukan upaya pemulihan agar layanan komunikasi pelanggan di wilayah Sumatera dapat kembali berjalan normal secepat mungkin.
Masyarakat di imbau tetap tenang dan menunggu proses normalisasi jaringan sambil memanfaatkan alternatif koneksi yang tersedia apabila di perlukan.***









