KERINCI, SB – Meski sudah dilakukan audiensi, antara mahasiswa dari HMI Komisariat IAIN Kerinci dengan Rektor dan Warek dan pejabat IAIN Kerinci terkait dengan dana KIP-K. Namun, Mahasiswa HMI tidak puas dan melaksanakan aksi demo di kampus IAIN Kerinci, pada Senin (10/04/2025)
Aksi Sejumlah mahasiswa HMI ini masih mempertahankan adanya pemotongan dana KIP-K, padahal dana beasiswa KIP-K sepenuhnya menjadi hal dari mahasiswa tidak ada intervensi pihak Kampus.
“Kami mempertanyakan pemotongan dana KIP-K dan kami minta potongan dana itu dikembalikan,”tututnya salah seorang mahasiswa.
Setelah berhasil dari pintu masuk ruang Rektorat, para mahasiswa ini ditemui langsung oleh Rektor IAIN Kerinci Dr Jafar Ahmad, bersama Warek dan pejabat lain IAIN Kerinci.
Rektor IAIN Kerinci, Dr Jafar Ahmad dihadapan mahasiswa menyampaikan bahwa dana KIP-K ini untuk mahasiswa dan pihak kampus tidak boleh melakukan pemotongan dana tersebut karena sepenuhnya untuk mahasiswa KIP-K.
“Saya kira penjelasanya sudah selesai audiensi pada 11 Februari pada prinsipnya pihak kampus tidak mau intervensi, karena pihak kampus hanya memutuskan program mahasiswa KIP-K tanpa ada kesepakatan dari mahasiswa,”jelasnya.
Dana KIP-K itu bukan untuk program unggulan kampus, tapi melakukan program yang sudah pernah dibuat oleh mahasiswa KIP-K sebelumnya. Jika ingin merubah program silahkan duduk dengan mahasiswa KIP-K dan usulkan program yang lebih bagus.
“Sederhana saja kalau kalian mau menggantikan program KIP-K itu silahkan, disini kan banyak mahasiswa KIP-K silahkan adan bertemu apapun hasilnya silahkan sampaikan kepada pimpinan, misalnya ada program yang bagus silahkan dirumbukan, jangan libatkan pimpinan. Karena dana ini sepenuhnya untuk mahasiswa KIP-K,”tandasnya.(Fra)









