Tak ada Rambu-rambu, Proyek Jalan Sebukar-Hiang Makan Korban
KERINCI, SB – Proyek tambal sulam jalan Nasional Sebukar-Hiang tepatnya depan Bandara Depati Parbo, memakan korban. Selama pengerjaan penggalian jalan, sudah Dua kali pengendara kecelakaan.
Terakhir kejadian kecelakaan terjadi pada Senin malam (27/07/2025), seorang warga Hiang, mengalami kecelakaan di jalan yang telah di gali. Karena pada proyek tambal sulam tersebut tidak ada rambu-rambu bagi pengendara.
Menurut keterangan warga sekitar, seorang pengendara sepeda motor terperosok ke dalam lubang galian yang berada tepat di badan jalan. Korban mengalami luka serius dan langsung di larikan ke RSU MHA Thalib.
“Saat itu gelap dan hujan gerimis. Tidak ada rambu atau tanda bahaya di sekitar galian. Tiba-tiba terdengar suara keras, ternyata ada yang jatuh,” ujar Joni salah seorang warga setempat.
Warga setempat mengaku kecewa dengan pihak kontraktor dan instansi terkait, karena dianggap lalai dalam memberikan pengamanan di lokasi pekerjaan.
“Sudah di gali, tapi dibiarkan begitu saja. Ini jalan nasional, ramai di lalui kendaraan. Mestinya ada pengamanan,” katanya.
Dari informasi yang di peroleh sudah Dua kali terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi galian jalan Sebukar-Hiang, lantaran tidak ada rambu-rambu perbaikan jalan.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kejadian ini dengan mempercepat perbaikan dan memasang rambu-rambu pengaman untuk mencegah korban berikutnya.(Fra)









