KERINCI, SIGNALBERITA.COM – Kebakaran hebat melanda Desa Koto Datuk, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, Sabtu (28/3/2026) sore. Sedikitnya tiga unit rumah semi permanen milik warga dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Api pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Yura Sartika (36), yang melihat kepulan asap tebal disertai teriakan “api” dari arah rumah korban. Warga yang mendengar kejadian tersebut langsung berhamburan menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Setibanya di lokasi, api diketahui sudah membesar dan membakar bagian lantai dua rumah milik Raunah (75) dan Jamali (70). Kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan lain, mengingat kondisi rumah yang sebagian besar berbahan mudah terbakar.
Warga bersama-sama berupaya memadamkan api secara manual sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 15.25 WIB, dua unit mobil damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Selanjutnya, tiga unit mobil tambahan dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Setelah upaya intensif yang melibatkan petugas pemadam kebakaran, personel Polsek Air Hangat, serta masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.50 WIB.
Diketahui, saat kejadian berlangsung para pemilik rumah tidak berada di tempat. Jamali dan Raunah sedang berada di sawah, sementara Don Porgatmi (48), pemilik rumah lainnya, tengah menghadiri acara syukuran.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Dugaan ini diperkuat dengan tidak adanya aktivitas penghuni di dalam rumah saat kejadian.
Pasca kejadian, pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan dan sterilisasi lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pihak pemadam kebakaran dan pemerintah desa untuk pendataan korban serta penyaluran bantuan.
Hingga saat ini, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, tanpa adanya gangguan lanjutan.(Fra)









