JAKARTA, Signalberita.com – Pada Hari Raya Idul Adha, merupakan hari raya kurban yang identik dengan pembagian daging kurban dalam jumlah besar. Daging sapi maupun kambing biasanya langsung di olah menjadi berbagai hidangan favorit seperti sate, gulai, rendang dan lainnya.
Tapi selain di masak, juga banyak masyarakat yang menyimpan daging dalam kulkas. Namun harus hati-hati dalam penanganannya. Terkadang cara menyimpan daging kurban tidak tepat dapat membuat daging cepat rusak, berbau prengus, hingga berubah tekstur menjadi alot saat di masak.

Para ahli pangan mengingatkan bahwa ada beberapa langkah dan cara cara menyimpan daging kurban agar tetap terjaga dan tahan lebih lama.
Bersihkan Daging dengan Benar
Daging kurban sebaiknya di bersihkan terlebih dahulu sebelum disimpan atau di masak. Proses pencucian di lakukan untuk menghilangkan sisa darah, serpihan tulang, debu, maupun kotoran yang menempel selama proses pemotongan dan distribusi.
Pencucian di anjurkan menggunakan air mengalir secukupnya agar tidak memicu kontaminasi silang di area dapur. Setelah dicuci, daging perlu di tiriskan hingga tidak terlalu basah sebelum di masukkan ke tempat penyimpanan.
Kelembapan berlebih pada daging dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat kualitasnya cepat menurun.
Potong Sesuai Porsi Sebelum Di simpan
Agar lebih praktis saat di gunakan, daging di sarankan dipotong sesuai kebutuhan memasak. Cara ini juga membantu mengurangi frekuensi buka tutup freezer yang dapat memengaruhi suhu penyimpanan.
Selain itu, membagi daging dalam beberapa wadah kecil membuat proses pembekuan lebih merata dan kualitas daging tetap terjaga.
Simpan di Freezer agar Lebih Awet
Daging yang terlalu lama berada di suhu ruang lebih mudah terkontaminasi bakteri dan mengalami penurunan kualitas.
Karena itu, daging kurban sebaiknya segera di simpan di freezer dengan suhu stabil di bawah minus 18 derajat Celsius. Pada suhu tersebut, daging dapat bertahan hingga satu sampai dua bulan.
Sementara jika hanya di simpan di kulkas biasa dengan suhu sekitar 4 derajat Celsius, daging umumnya hanya mampu bertahan dua hingga tiga hari dalam kondisi segar.
Gunakan Wadah Tertutup
Penyimpanan daging juga sebaiknya menggunakan wadah tertutup rapat atau plastik khusus makanan agar aroma tidak menyebar ke bahan makanan lain di dalam kulkas.
Cara ini juga membantu menjaga kelembapan alami daging dan mencegah kontaminasi silang antar bahan makanan.
Hindari Membekukan Ulang Daging
Daging yang sudah di cairkan sebaiknya tidak di bekukan kembali karena dapat merusak tekstur dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Jika ingin memasak, ambil daging sesuai kebutuhan saja agar sisa daging tetap aman disimpan di freezer.
Penanganan Tepat Bikin Daging Lebih Awet
Penanganan daging kurban yang benar bukan hanya menjaga kualitas rasa, tetapi juga penting untuk kesehatan keluarga. Dengan penyimpanan yang tepat, daging tetap segar, tidak mudah bau, dan lebih aman di olah menjadi berbagai menu favorit Idul Adha.***









