JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Kondisi untuk pasar aset digital pada Selasa (5/5/2026) menunjukkan tren positif meski belum terlalu agresif. Dua aset kripto utama, yakni Bitcoin dan Ethereum, masih menjadi penggerak utama dengan penguatan tipis yang memberi sinyal optimisme bagi investor global.
Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto bergerak variatif. Sejumlah aset mengalami kenaikan, sementara lainnya terkoreksi ringan. Kondisi ini mencerminkan pasar yang masih berada dalam fase konsolidasi, di mana pelaku pasar cenderung menunggu momentum yang lebih kuat sebelum melakukan aksi besar.
Bitcoin berhasil bertahan di atas level psikologis USD 80.000, tepatnya di kisaran USD 80.112 atau naik sekitar 1,17 persen. Kapitalisasi pasarnya kini mencapai sekitar USD 1,6 triliun, mempertegas dominasinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.
Bitcoin dan Ethereum Pimpin Penguatan Pasar
Sementara itu, Ethereum juga mencatat kenaikan stabil dengan harga di kisaran USD 2.356 atau naik sekitar 0,57 persen. Kapitalisasi pasarnya telah menembus USD 280 miliar, menempatkannya sebagai aset kripto terbesar kedua yang terus di minati.
Di sisi lain, stablecoin seperti Tether dan USD Coin tetap stabil di kisaran USD 1. Stabilitas ini menunjukkan peran pentingnya sebagai aset lindung nilai di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
Untuk kelompok altcoin, pergerakan terlihat lebih dinamis. BNB mencatat kenaikan tipis, sementara XRP dan Solana mengalami tekanan. Sebaliknya, TRON dan Dogecoin justru menguat.
Bahkan, Monero dan Zcash menjadi yang paling menonjol dengan kenaikan lebih dari 3 persen dalam sehari terakhir, menarik perhatian trader jangka pendek.
Pasar Masih Volatil, Investor Di minta Waspada
Secara keseluruhan, pasar kripto saat ini masih tergolong volatil namun tetap menawarkan peluang. Investor di sarankan untuk mencermati sentimen global, kebijakan ekonomi, serta pergerakan pasar keuangan lainnya sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat dinamika aset digital yang sangat cepat berubah.***









