KERINCI, SIGNALBERITA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kabupaten Kerinci menuai sorotan, kali ini menu makanan MBG di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Kerinci di tolak siswa.
Akibat penolakan tersebut, petugas pengantar terpaksa membawa kembali paket makanan yang sebelumnya telah didistribusikan ke sekolah.

Video penolakan menu MBG tersebut viral di media sosial, dalam video itu terlihat petugas SPPG memasukan kembali piring MBG yang masih berisi makanan ke dalam mobil.
“Maaf ya mas di bawa balik lagi. Menunya ini-ini aja, anak-anak tidak mau, di bawa balik lagi,”bunyi suara seorang perempuan dalam video tersebut.
Penolakan di duga terjadi karena menu yang di sajikan kurang sesuai dengan selera para siswa. Meski program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi pelajar, respons di lapangan menunjukkan masih adanya tantangan dalam pelaksanaannya.
Beberapa pihak menilai variasi menu menjadi faktor penting agar program ini dapat di terima dengan baik oleh siswa.
Dari informasi yang di himpun Program pembagian makanan bergizi (MBG) yang di salurkan melalui Dapur SPPG yang beralamat di Desa Mekar Jaya Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci.
Sementara itu, pihak pengelola SPPG di Mekar Jaya belum berhasil di konfirmasi resmi terkait kejadian ini. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat tujuan awal program MBG adalah untuk meningkatkan asupan gizi siswa.
Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pengelola program MBG, khususnya dalam hal penyusunan menu yang lebih variatif dan sesuai dengan preferensi pelajar.(Tim)l









