SIGNALBERITA.COM – Immanuel Ebenezer Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI tak kuasa menahan air mata saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Pada saat keluar dari Gedung KPK Immanuel telah mengenakan rompi oranye khas tahanan dengan tangan terborgol, dia juga sempat mengacungkan dua jempol ke arah wartawan sebelum akhirnya menangis.
Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Immanuel Ebenezer sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Usai konferensi pers, Dia langsung di bawa ke Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih untuk menjalani penahanan perdana selama 20 hari, terhitung 22 Agustus hingga 10 September 2025.
“Penyidikan ini, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan IEG (Immanuel Ebenezer) selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (22/8).
Momen tangis Wamenaker ini pun menjadi perhatian awak media. Saat di giring keluar, ia sempat tersenyum dan menunjukkan gestur positif dengan acungan jempol. Namun, tak lama kemudian, ekspresinya berubah drastis. Noel tampak mengusap wajah dan menitikkan air mata di hadapan kamera.
“Saya mohon maaf kepada keluarga saya. perlu saya sampaikan bahwa saya buka di OTT dan saya bukan melakukan pemerasan,”kata Wamenaker Immanuel saat keluar gedung KPK.
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 20–21 Agustus 2025. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti dan menetapkan 14 orang tersangka, termasuk Noel. Dugaan pemerasan di duga terkait pengurusan sertifikasi K3 di sejumlah perusahaan.***









