Pengusaha Dalam Kontestasi Politik Kerinci
KERINCI, SB – Kontestan yang akan maju menjadi calon Pemimpin Kerinci semakin banyak bermunculan di tengah masyarakat. Sejumlah nama dari berbagai kalangan mencuat, mulai Politisi, Dokter hingga Pengusaha.
Bukan hal yang asing munculnya kandidat berlatar belakang pengusaha atau konglomerat untuk Pilkada Kerinci. Diantara nama kontestan yang ikut kontestasi pesta lima tahunan ini yakni Tafyani Kasim dan Karzalo.
Tafyani Kasim, merupakan pengusaha sukses di luar Kerinci yakni di Sumatera Barat dan Jakarta, Dia pun sempat digadang-gadangkan maju pada Pilkada 2018 lalu. Namun, langkah Tafyani terganjal tidak adanya perahu.
Dia pun pernah maju di DPR RI dapil Jambi tahun 2019 lalu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), namun belum berhasil saat itu bersaing dengan Ihsan Yunus.
Pada Pilkada 2024 mendatang nama Tafyani Kasim, kembali disebut-sebut telah siap maju di Pilkada Kerinci. Keseriusannya pun diperkuat dengan tidak maju di DPR RI.
Nama lain yang juga muncul dari Kerinci Hilir adalah Karzalo yang tidak lain adalah anak pengusaha Kaharuddin pemilik banyak jenis usaha termasuk perhotelan
Karzalo merupakan wajah baru dalam perpolitikan di Kerinci, selama ini Karzalo fokus pada bisnisnya di luar Kerinci. Kini dirinya pun disebut telah siap maju dan bertarung pada Pilkada Kerinci, keseriusannya pun dilihat dari sudah tersebarnyanya baliho dan spanduk di sejumlah titik di kabupaten Kerinci.
Dua pengusaha dari kalangan konglomerat ternama ini telah siap mengorbankan waktu dan pikirannya untuk terjun di kancah politik, untuk berkompetisi dalam memperebutkan BH 1 DZ.
Tafyani Kasim sebelumnya telah melaksanakan pertemuan konsolidasi dengan tokoh Kerinci mulai dari Kerinci Hilir dan Mudik, untuk minta restu dan dukungan maju menjadi kontestan pada Pilkada 2024 mendatang.
Tokoh Kerinci Hilir dan Mudik pun, menyatakan dukungan kepada Tafyani Kasim menjadi Bakal Calon Bupati Kerinci dengan menandatangani kesepakatan bersama, sebagai bentuk keseriusan tokoh memberi dukungan kepada sang pengusaha sukses tersebut.
Tafyani Kasim mengatakan bahwa pertemuan yang dilaksanakan di Koto Petai tersebut. Merupakan bentuk konsolidasi dan dukungan dari tokoh Kerinci Hilir dan Mudik.
“Ya, pertemuan kemaren itu, dukungan dari tokoh Kerinci Mudik dan Hilir. Dukungan itu dituang dalam surat dukungan yang ditandatangani tokoh yang hadir,”ujarnya.
Dia menyebutkan dukungan yang diberikan bentuk tertulis tersebut, yang berisi mendukung Calon Bupati Kerinci dari Hilir 1 orang dan Mudik menjadi nomor 2. “Mereka mendukung Hilir nomor 1 dan Mudik menjadi Wakilnya,”sebutnya.
Karzalo yang merupakan pengusaha muda sukses di ibu kota ini, juga mulai bergerilya dengan tim-tim kecil yang dibentuk untuk mensosialisasikan Karzalo untuk Pilkada Kerinci.
Kendati telah mulai berjalan tim kecilnya, namun, Karzalo tetap menunggu hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk melihat peroleh kursi di DPRD Kerinci.
“Sosialisasi terus berjalan aja, ada tim kecil yang berjalan. Kami lagi menunggu pileg dan pilpres dulu lah,”kata Karzalo.
Lalu bagaimana Peluang dari sang Pengusaha yang sukses di kota besar ini ?
Menurut Pengamat Politik Jambi, Dr Jafar Ahmad, bahwa peluang siapapun yang akan maju di Pilkada Kerinci tetap masih terbuka, Termasuk Pengusaha. Sepanjang kandidat memiliki cukup sumber daya untuk menggerakkan pemenangan.
“Apakah pengusaha, birokrat, akademisi, akan memiliki peluang yang sama untuk maju Pilkada. Jadi, siapapun kandidatnya, dari apapun latar belakang pekerjaan dan sosialnya, sepanjang mampu membangun citra diri yang baik dan mengaktivasi jejaring pemenangan, insyaallah akan memiliki peluang lebih baik dari kandidat lainnya,”tuturnya.
Menurut Warek II IAIN Kerinci, bahwa Politik Elektoral langsung seperti Pilkada Kerinci membutuhkan kos dan finansial yang cukup besar dan sangat menguras sumber daya kandidat.
“Jadi memang dibutuhkan kemampuan finansial yang cukup untuk menghadapinya,”kata Direktur Idea Institute ini.
Pada Pilkada finansial masuk faktor penunjang selain elektabilitas dan jaringan untuk maju dalam kontestasi pesta demokrasi setiap 5 tahun di K2abupaten Kerinci.
“Berdasarkan data yang saya himpun sejak 2 kali Pilkada terakhir di Kerinci, kebutuhan biaya berkisar 15-25 Milyar. Angka di bawah itu dikhawatirkan tidak bisa memaksimalkan gerakan tim pemenangan,”tutupnya.
Dari informasi yang dihimpun selain Tafyani Kasim dan Karzalo, juga banyak muncul nama kandidat yakni Dr Deri Mulyadi, Monadi, Yuldi Herman, Fadli Sudria, Johan Efendi, Letkol Darmadi, Cori, Boy Edwar, Asraf dan Zainal Efendi.(Fra)










