Signalberita.com – Sebagian orang mengkonsumsi teh merupakan kebiasaan setiap harinya. Meski teh memiliki banyak manfaat kesehatan, konsumsi teh setiap hari dalam jumlah berlebihan juga dapat menimbulkan sejumlah efek samping bagi tubuh. Karena itu, para ahli mengingatkan masyarakat untuk mengonsumsi teh secara bijak dan tidak berlebihan.
Teh di kenal sebagai salah satu minuman paling populer di dunia. Banyak orang mengonsumsinya setiap hari karena rasanya yang khas serta kandungan antioksidan yang di percaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mendukung program penurunan berat badan.
Namun di balik manfaat tersebut, kebiasaan minum teh setiap hari ternyata memiliki sejumlah risiko yang perlu di perhatikan.
Dapat Memicu Rasa Mual
Salah satu dampak yang cukup sering terjadi adalah munculnya rasa mual, terutama jika teh di konsumsi saat perut kosong.
Kandungan tanin dalam teh dapat merangsang produksi asam lambung dan mengiritasi saluran pencernaan. Akibatnya, sebagian orang dapat mengalami rasa tidak nyaman pada perut, mual, hingga gangguan pencernaan ringan setelah mengonsumsi teh.
Risiko ini umumnya lebih tinggi pada mereka yang memiliki lambung sensitif atau memiliki riwayat gangguan asam lambung.
Menghambat Penyerapan Zat Besi
Konsumsi teh secara rutin juga berpotensi menghambat penyerapan zat besi dari makanan.
Tanin yang terkandung dalam teh dapat berikatan dengan zat besi non-heme yang berasal dari sumber nabati seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Kondisi tersebut membuat tubuh lebih sulit menyerap zat besi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah.
Jika berlangsung dalam jangka panjang, terutama pada orang yang memiliki asupan zat besi rendah, kondisi ini dapat meningkatkan risiko anemia atau kekurangan zat besi.
Menyebabkan Gangguan Tidur
Sebagian besar jenis teh mengandung kafein meskipun jumlahnya lebih rendah di banding kopi.
Jika di konsumsi secara berlebihan atau diminum menjelang waktu tidur, kandungan kafein tersebut dapat memengaruhi kualitas tidur. Beberapa orang bahkan dapat mengalami insomnia, sulit tidur, atau sering terbangun pada malam hari.
Selain itu, konsumsi kafein berlebih juga dapat memicu jantung berdebar, gelisah, dan meningkatkan tingkat kecemasan pada sebagian orang.
Konsumsi Secukupnya Tetap Memberikan Manfaat
Para ahli menegaskan bahwa teh tetap menjadi minuman yang menyehatkan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kuncinya adalah menghindari konsumsi berlebihan, tidak meminumnya saat perut kosong, serta membatasi konsumsi pada sore atau malam hari bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.
Dengan pola konsumsi yang tepat, masyarakat tetap bisa mendapatkan berbagai manfaat teh tanpa harus menghadapi risiko efek samping yang merugikan kesehatan. (*)








