SUNGAIPENUH, Signalberita.com – Menghadapi Musim kemarau, air baku Perusahaan Milik Daerah (Perumda) Tirta Khayangan Sungai Penuh, terus berkurang. Bahkan terpaksa membatasi pelanggan baru.
Hal ini di benarkan Direktur Utama Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh, Edi Al Farisi, menyebutkan jumlah pelanggan saat ini telah mencapai sekitar 17.800 sambungan.
Jumlah pelanggan tersebut membutuhkan pasokan air sekitar 215 liter per detik. Sementara itu, kapasitas produksi yang tersedia saat ini baru sekitar 170 liter per detik.
Dengan kondisi tersebut, kebutuhan air pelanggan telah melebihi kemampuan produksi yang tersedia. Karena itu, penambahan sambungan baru harus di lakukan secara hati-hati agar tidak berdampak terhadap pelayanan pelanggan yang sudah ada.
“Dengan kondisi kapasitas saat ini, kita harus berhati-hati dalam menambah pelanggan baru. Jangan sampai penambahan pelanggan justru mengganggu pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada,” ujar Edi.
Siapkan Instalasi Pengolahan Air Baru
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan pembangunan instalasi pengolahan air bersih baru.
Instalasi tersebut di rencanakan memiliki kapasitas sekitar 50 liter per detik. Tambahan kapasitas ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi Perumda Tirta Khayangan untuk memperluas cakupan pelayanan.
Dengan adanya instalasi baru, peluang penambahan pelanggan dapat di lakukan secara bertahap tanpa mengurangi kelancaran distribusi air kepada pelanggan yang telah terdaftar.
Edi berharap pembangunan instalasi tersebut dapat segera memperkuat kemampuan Perumda Tirta Khayangan dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Sungai Penuh.
Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi menjadi hal penting seiring pertumbuhan kebutuhan masyarakat terhadap layanan air perpipaan.
Tambahan kapasitas sebesar 50 liter per detik nantinya di harapkan mampu membuka peluang bagi masyarakat yang selama ini belum memperoleh sambungan air bersih untuk menjadi pelanggan baru.
Meski demikian, Perumda Tirta Khayangan tetap perlu menjaga keseimbangan antara jumlah pelanggan dan kemampuan produksi. Penambahan pelanggan harus di iringi dengan ketersediaan kapasitas yang memadai agar kualitas serta kontinuitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.(Tim)




















