TEBO, SIGNALBERITA.COM – Proyek pembangunan Turap Pagar Puding di Kabupaten Tebo senilai Rp20,4 miliar kembali menuai kritik. Anggota DPRD Tebo dari Fraksi NasDem, Mursalin, meminta di lakukan audit khusus terhadap proyek tersebut karena di khawatirkan tidak rampung tepat waktu dan kualitas pekerjaannya di ragukan.
Mursalin mengatakan, DPRD sejak awal telah mengingatkan kontraktor agar mengerjakan proyek secara serius dan sesuai spesifikasi teknis. Peringatan itu di sampaikan saat sosialisasi proyek kepada masyarakat pada Mei lalu.
Ia menilai kekhawatiran masyarakat wajar mengingat pengalaman buruk pembangunan turap beronjong pada 2014 yang di nilai gagal dan merugikan warga. Menurut dia, pengawasan telah di lakukan melalui Komisi III DPRD maupun BPBD, namun temuan di lapangan di nilai tidak di tindaklanjuti oleh pihak pelaksana.
Mursalin juga meragukan proyek tersebut dapat selesai sesuai target. Ia menyebut progres pekerjaan belum menunjukkan kesiapan menuju tahap akhir, bahkan menemukan indikasi ketidaksesuaian konstruksi yang berpotensi memengaruhi kekuatan bangunan.
Ia menegaskan audit khusus diperlukan untuk memastikan kualitas pekerjaan, penggunaan anggaran, serta kepatuhan kontraktor terhadap spesifikasi teknis. Hingga akhir Desember, pekerjaan proyek masih berlangsung dengan sejumlah aktivitas persiapan konstruksi di lapangan.(Tim)









