JAKARTA-Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa bumi pada Rabu dini hari (17/6). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5,1 terjadi sekitar pukul 01.29 WIB dan dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan analisis BMKG, episentrum gempa berada di wilayah daratan dengan koordinat 1,14 Lintang Selatan dan 120,33 Bujur Timur atau sekitar 54 kilometer di barat laut Kabupaten Poso. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni lima kilometer di bawah permukaan tanah.
BMKG menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas susulan pascagempa utama bermagnitudo 6,7 yang mengguncang kawasan tenggara Kota Palu sehari sebelumnya.
Karena berpusat pada kedalaman yang relatif dangkal, getaran gempa berpotensi dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sekitar wilayah sumber gempa. Meski demikian, hasil analisis dan pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan tidak ada ancaman tsunami akibat peristiwa tersebut.
Sebelumnya, gempa utama berkekuatan magnitudo 6,7 yang dipicu aktivitas Sesar Sausu telah menimbulkan kerusakan di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah. Beberapa fasilitas umum dilaporkan terdampak, mulai dari keretakan pada Jembatan III Palu hingga kerusakan ringan pada sejumlah bangunan akibat runtuhnya bagian plafon.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta terus memantau perkembangan informasi resmi terkait aktivitas gempa di wilayah tersebut.(*)











