JAMBI, Signalberita.com – Jemaah Haji asal kota Jambi, kembali ke tanah air, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Rombongan tersebut tiba di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, dalam kondisi selamat.
Kepulangan jamaah yang tergabung dalam Kloter 13 BTH Batam ini menjadi rombongan pertama jamaah haji asal Provinsi Jambi yang tiba kembali di Indonesia pada musim haji 2026.
Pemerintah Provinsi Jambi menyambut kedatangan para jamaah melalui prosesi resmi yang berlangsung penuh kehangatan. Gubernur Jambi Al Haris hadir bersama Wali Kota Jambi Maulana serta Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab.
Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan dan kepulangan jamaah haji asal Jambi.
Al Haris Bersyukur Jamaah Pulang dalam Kondisi Sehat
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah dapat kembali ke Indonesia dengan aman dan selamat.
Menurutnya, sebagian jamaah mengalami kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah yang padat selama berada di Tanah Suci. Namun kondisi tersebut masih tergolong wajar mengingat cuaca panas serta aktivitas fisik yang cukup berat selama pelaksanaan haji.
“Alhamdulillah jamaah haji asal Kota Jambi sudah kembali dengan selamat. Secara umum kondisi jamaah sehat. Kalau ada yang mengalami kelelahan atau sakit ringan, itu hal yang biasa setelah menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” ujar Al Haris.
Ia juga meminta jamaah tetap menjaga kesehatan setelah kembali ke rumah. Keluarga diharapkan turut membantu proses pemulihan agar kondisi fisik jamaah kembali optimal.
Doa Agar Jamaah Menjadi Haji Mabrur
Selain menyambut kepulangan jamaah, Al Haris turut mendoakan seluruh jamaah haji Jambi mendapatkan predikat haji mabrur.
Ia berharap seluruh ibadah yang telah dilakukan selama di Mekkah dan Madinah membawa keberkahan bagi jamaah, keluarga, serta masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat,” katanya.
Suasana haru terlihat saat jamaah bertemu kembali dengan keluarga yang telah menunggu kepulangan mereka. Tangis bahagia pecah setelah keluarga kembali berkumpul usai berpisah selama lebih dari satu bulan.
Pemprov Jambi Evaluasi Pelayanan Haji
Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan haji tahun 2026.
Ia menegaskan pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus melakukan evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin baik.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan seluruh pihak terkait, kami memohon maaf jika masih ada pelayanan yang kurang berkenan selama proses ibadah haji berlangsung,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan haji menjadi perhatian penting, terutama dalam aspek transportasi, akomodasi, kesehatan, dan pendampingan jamaah.
Pesan untuk Jamaah yang Masih di Tanah Suci
Al Haris juga berpesan kepada jamaah haji asal Jambi yang masih berada di Arab Saudi agar tetap menjaga kesehatan dan bersabar menunggu jadwal kepulangan.
Ia mengingatkan jamaah untuk tidak mengabaikan kondisi tubuh setelah menjalani rangkaian ibadah, termasuk puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Prosesi Penyerahan Bendera Merah Putih
Penyambutan jamaah Kloter 13 BTH Batam juga diwarnai prosesi penyerahan bendera merah putih dari pimpinan rombongan kepada Gubernur Jambi Al Haris.
Prosesi simbolis tersebut menandai berakhirnya perjalanan ibadah haji jamaah asal Kota Jambi sekaligus menjadi penghormatan atas kepulangan mereka ke tanah air.
Jamaah tampak bahagia setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Sebagian bahkan melakukan sujud syukur setibanya di Asrama Haji Kota Baru.
Kepulangan Kloter 13 BTH Batam menjadi awal dari rangkaian pemulangan jamaah haji Provinsi Jambi lainnya yang akan berlangsung secara bertahap.
Masyarakat berharap seluruh jamaah haji Jambi yang masih berada di Arab Saudi dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.(*)











