JAMBI, SB – Kualitas Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Jambi, setiap harinya semakin menunjukkan tidak sehat. Akibat kebakaran lahan yang terjadi di beberapa daerah dalam Provinsi Jambi.
Masyarakat seluruh kab/kota dalam Provinsi Jambi, dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan bagi yang beraktifitas di luar rumah untuk menggunakan Masker, untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan kabut asap.
Hal tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Pemerintah Provinsi Jambi, yang tanda tangani Gubernur Jambi H. Al Haris, tertanggal 5 September 2023, dengan nomor 1377/SE/DLH-3/2023, yang tujukan kepada Bupati/Walikota se-provinsi Jambi.
Dalam isi Surat Edaran menyampaikan berdasarkan pantauan dari stasiun alat Air Quality Monitoring System (AQMS) yang terpasang di stasiun Jambi Pal Lima, angka ISPU menunjukkan kualitas yang memburuk dan dapat menganggu kesehatan masyarakat di provinsi Jambi, menimbang hal tersebut diminta :
- Menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan seperti kegiatan upacara, olahraga, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) dan kegiatan lainnya.
- Jika berada diluar ruangan agar menggunakan kan masker, untuk mengurangi dampak gangguan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
- Jika asap semakin pekat dan kondisi ISPU menunjukkan pada level tidak sehat sekiranya para Bupati/Walikota se-provinsi Jambi, dan Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah provinsi Jambi dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan. Termasuk meliburkan anak sekolah. (Fra)










