SB – Hasil imbang 1-1 antara Timnas Brasil dan Timnas Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 menjadi sorotan media internasional, termasuk media olahraga terkemuka Argentina, Olé.
Dalam ulasannya, Olé menilai Maroko tampil lebih berani dan proaktif di bandingkan Brasil yang dianggap memulai pertandingan dengan pendekatan terlalu hati-hati. Media tersebut bahkan mengisyaratkan bahwa Selecao sempat meremehkan lawannya yang berstatus semifinalis Piala Dunia 2022.
Olé memuji keberanian Maroko dalam menguasai bola, membangun serangan dari bawah, serta mengambil inisiatif permainan saat menghadapi salah satu kandidat juara dunia. Menurut mereka, Singa Atlas menunjukkan kualitas permainan yang modern dan penuh kepercayaan diri.
Sejumlah pemain seperti Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Noussair Mazraoui, dan Bouaddi di sebut sebagai motor permainan Maroko yang mampu mengimbangi bahkan menyulitkan Brasil sepanjang pertandingan.
Meski demikian, Olé menilai Vinicius Junior menjadi pembeda bagi Brasil. Penyerang Real Madrid tersebut terus memberikan ancaman dan akhirnya mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi khasnya yang bergerak dari sisi kiri ke tengah sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang.
Pada akhir analisisnya, Olé menyebut Maroko sempat mengendalikan jalannya pertandingan dan membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan. Namun, mereka mengakui bahwa pengaruh besar Vinicius membuat Brasil terhindar dari kekalahan pada laga perdana Piala Dunia 2026.
“Maroko mampu mengungguli Brasil dalam permainan, tetapi mereka tidak mampu mengungguli Vinicius,” tulis Olé sebagai kesimpulan.(*O









