Pemkot Kota Jambi Dapat tambahan Anggaran dari Pemprov, Ini Jumlahnya
JAMBI, SB – Pemerintah kota Jambi, pada tahun 2025, akan mendapatkan kucuran bantuan anggaran dari APBD Provinsi Jambi sebanyak Rp 29,76 Miliar.
Bantuan ini menjadi bagian penting dari hasil evaluasi Gubernur Jambi atas Rancangan Perubahan APBD Kota Jambi yang resmi di sahkan DPRD Kota Jambi pada Senin (28/7/2025).
Anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Jambi tersebut, akan di peruntukan dua kegiatan, yakni Kegiatan Penanganan Persoalan Banjir dan pemberdayaan masyarakat serta Sosial.
Rincian peruntukan yakni pertama Rp 25 miliar untuk pengadaan lahan pengendalian banjir, sebagai bentuk dukungan konkret Pemprov Jambi terhadap upaya Pemkot Jambi dalam menanggulangi persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan padat penduduk dan area rawan genangan.
Kedua Rp4,76 miliar untuk 68 kelurahan di Kota Jambi, masing-masing mendapatkan alokasi Rp70 juta. Dana ini akan di gunakan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial, hingga penguatan kapasitas kelurahan dalam pelayanan publik dan ketahanan lingkungan.
Gubernur Jambi melalui surat keputusan evaluasi menegaskan bahwa dukungan ini di tujukan untuk mendorong tercapainya standar pelayanan minimal (SPM) dan mendukung prioritas pembangunan yang menjadi kewenangan daerah.
Pemkot Kota Jambi Dapat tambahan Anggaran dari Pemprov
Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin baik antara Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, dan DPRD. “Bantuan ini sangat berarti. Khususnya dalam pengadaan lahan pengendalian banjir yang selama ini menjadi tantangan serius,” ujar Maulana.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, juga menyebut bantuan provinsi ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat kota. “Ini menunjukkan harmonisasi lintas pemerintahan dalam menyusun APBD perubahan yang tepat sasaran dan sesuai arahan pusat,”katanya.
Dengan di sahkannya Perubahan APBD 2025, maka bantuan Rp29,76 miliar dari Pemprov Jambi bisa segera di realisasikan untuk berbagai program strategis, mulai dari infrastruktur pengendalian banjir hingga penguatan pemerintahan kelurahan. (***)









