KERINCI, SIGNALBERITA.COM — Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, pos tersebut dilaporkan hampir Lima tahun tidak memiliki armada pemadam kebakaran.
Kondisi itu menuai keluhan warga di wilayah Tanah Cogok dan Danau Kerinci. Mereka menilai setiap kebakaran penanganan selalu terlambat karena harus mobil pemadam harus menunggu bantuan dari pos lain.
“Setiap terjadi kebakaran di wilayah Tanah Cogok dan Danau Kerinci, mobil pemadam sering terlambat datang karena harus menunggu dari pos terdekat seperti Sungai Abu dan Jujun,” ujar salah seorang warga.
“Seperti malam tadi kebakaran Kandang Sapi di Koto Tuo Ujung Pasir, bangunan sudah hangus baru mobilnya datang,”tambahnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci, khususnya Bupati Kerinci, melakukan pengadaan mobil Pemadam Kebakaran di Sitinjau Laut.
“Kami berharap Pak Bupati mengadakan Mobil Damkar di Sitinjau Laut, agar penanganan Kebakaran bisa cepat sampai lokasi” katanya.
Sudah lama tidak ada armada Damkar tersebut juga dibenarkan oleh petugas Damkar Sitinjau Laut. Ia mengaku karena tidak ada armada membuat petugas tidak dapat berbuat banyak saat terjadi kebakaran.
“Kami terpaksa menunggu mobil damkar dari Pos Sungai Abu lewat, baru bisa ikut menumpang karena di sini tidak ada armada,” ujarnya.
Informasi di peroleh, dari 18 kecamatan, hanya beberapa Pos Damkar yang beroperasi yakni Pos Damkar Air Hangat Timur, Keliling Danau, Gunung Raya, Depati Tujuh, Siulak, Kayu Aro dan Gunung Tujuh.(Tim)









