JAMBI, SB – Pembangunan Infrastruktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manap menjadi prioritas utama dari Pemerintah kota Jambi, pada tahun 2026 mendatang.
Pemkot Jambi, Maulana, menegaskan, perbaikan menyeluruh di butuhkan untuk menyesuaikan dengan rencana penerapan layanan satu kelas BPJS. “Tahun ini kajian, tahun depan pelaksanaan. Prinsipnya fokus,” ujarnya.
Dukungan DPRD Kota Jambi semakin memperkuat langkah tersebut. Ketua DPRD, Kemas Faried Alfarelly, menyoroti kondisi rumah sakit yang memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 50 persen ruang rawat inap tidak dapat di gunakan. “Perlu rehab total, bukan sekadar perbaikan kecil,” tegasnya.
DPRD telah menyiapkan alokasi anggaran melalui Perubahan APBD 2025 untuk mendukung perencanaan ulang. Hal ini di lakukan agar pelayanan tetap berjalan dan kerja sama dengan BPJS Kesehatan tidak terganggu.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Fahmi, menambahkan, RSUD Abdul Manap masih kesulitan menutupi biaya operasional meski sudah berstatus BLUD. Dari target Rp40 miliar per tahun, pendapatan rumah sakit hanya mencapai Rp30 miliar. “Kekurangan ditutup dari APBD Kota Jambi,” katanya.(Gda)









