JAKARTA, Signalberita.com – Kopi merupakan minuman yang banyak di minati orang, terutama pada pagi hari. Jenis kopi yang sering di pesan Americano, latte, dan cappuccino.
Meski sama-sama berbahan dasar espresso, ketiganya memiliki kandungan kalori yang berbeda, terutama karena penggunaan susu dan bahan tambahan lainnya.
Bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau menjalani program diet, mengetahui jumlah kalori dalam secangkir kopi bisa menjadi pertimbangan penting sebelum memesan minuman favorit.
Americano, Paling Rendah Kalori
Americano di buat dari campuran satu atau dua shot espresso dengan air panas. Karena tidak menggunakan susu maupun gula, minuman ini memiliki kandungan kalori yang sangat rendah.
Dalam satu cangkir Americano terdapat sekitar 5 kalori, sehingga sering menjadi pilihan utama bagi pencinta kopi yang ingin membatasi asupan kalori harian.
Latte Lebih Tinggi karena Kandungan Susu
Berbeda dengan Americano, latte merupakan perpaduan espresso dan susu panas (steamed milk) dengan komposisi susu yang cukup banyak.
Satu gelas latte berukuran sekitar 330 mililiter mengandung rata-rata 210 kalori. Namun jumlah tersebut dapat berubah tergantung jenis susu dan tambahan pemanis yang digunakan. Secara umum, kandungan kalori latte berkisar antara 150 hingga 300 kalori per sajian.
Cappuccino Berada di Tengah
Cappuccino terdiri dari perpaduan espresso, susu panas, dan busa susu dengan komposisi yang seimbang.
Untuk ukuran 330 mililiter yang di buat menggunakan susu full cream (whole milk), cappuccino mengandung sekitar 130 kalori. Jika menggunakan susu tanpa lemak (nonfat milk), kandungan kalorinya dapat turun hingga sekitar 70 kalori, sehingga menjadi pilihan yang lebih ringan di banding latte.
Mana yang Paling Cocok untuk Diet?
Di lihat dari jumlah kalorinya, Americano menjadi pilihan terbaik bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan karena hampir tidak mengandung kalori tambahan.
Sementara itu, cappuccino bisa menjadi alternatif yang lebih ramah diet dibanding latte, terutama jika di buat menggunakan susu rendah lemak atau tanpa lemak. Adapun latte tetap dapat di nikmati, tetapi sebaiknya memperhatikan jenis susu dan jumlah gula yang di tambahkan agar asupan kalori tidak berlebihan.(*)










