KERINCI, SB – Hujan yang terus mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dar hari Kamis sore (11/01/2024) hingga Jumat dini hari (12/01/2024), membuat jalan longsor dan jalan.
Seperti jalan utama warga Desa Pungut Hilir, Pungut Tengah, tepatnya di desa Muara Air Dua, kecamatan Sitinjau Laut, terputus usia diterjang banjir bandang dari Sungai Batang Sangkir.
Kumaini, warga Desa Pungut Hilir yang juga mantan Ketua KPU kabupaten Kerinci, mengatakan bahwa jalan mulai tergerus air dari hari Kamis (11/01/2024), akibat dari derasnya air dari sungai.
“Saya melintas kemaren (kamis,red) masih bisa lewat motor, tapi saat sudah putus jalan Muara Air Dua, dan tidak bisa lewat lagi kendaraan,”ujarnya.
Akibat dari putusnya jalan tersebut, 6 Desa menjadi terisolir. Akses perekonomian dan aktivitas masyarakat sekitar lumpuh dikarenakan sudah tidak bisa dilalui kendaraan baik roda Dua maupun roda Empat. “6 Desa yang terisolasi tersebut yakni 3 Desa di Pungut dan 3 Desa di Renah Pemetik,” ungkapnya.
Dirinya berharap kepada Pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan penanganan yang cepat dari Pemerintah Daerah dan instansi terkait agar jalan tersebut bisa dilalui kembali. “Harus segera di tangani karena jalan ini satu-satunya yang digunakan masyarakat untuk keluar dari desa Pungut Hilir,”tandas.(Fra)










