Kerinci, SB – Pemilihan Bupati dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Kerinci baru dilaksanakan di 2024 mendatang namun temperatur politik terus meningkat, sejumlah nama mulai muncul dari beberapa wilayah di Kerinci Hilir, Tengah dan Mudik, para calon sudah terlihat memasang aba-aba siap maju sebagai calon bupati.
Dalam konteks pilkada Kerinci isu kedaerahan akan tetap menjadi isu yang menarik dan akan dimainkan oleh para calon kepala daerah guna untuk mendapatkan dukungan dari daerah basis, jika dilihat dari daftar pemilih tetap(DPT) maka posisi Kerinci tengah sangat signifikan menjadi penentu kemenangan.Â
Menurut pengamat politik, Ferry Siswadi, Akademisi dan Pengamat Politik & Kebijakan Publik Dari sekolah Tinggi ilmu Ekonomi (STIE) sakti Alam Kerinci menjelaskan bahwa kerinci secara kewilayahan seutuhnya terdiri dari 18 Kecamatan, yang membujur dari mulai Desa Telun Berasap Kecamatan Gunung Tujuh di ujung Utara sampai dengan Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin) di ujung Selatan. sehingga dalam konteks, Formal Region, tidak ada istilah, hilir, tengah dan mudik
Lanjutnya, Namun dalam perkembangan, konstelasi dan kontestasi politik, khususnya terkait Pilkada akhirnya muncul istilah,Kerinci Hilir, Kerinci Tengah dan Kerinci Mudik. ” Hal ini bisa kita lihat sebagai bentuk pendekatan Functional Region khususnya terkait Specific Region, artinya timbulnya kewilayahan yang memiliki kesamaan hubungan kekhususan seperti adat istiadat, sosial budaya, kekerabatan, dan sejenisnya, yang secara alamiah akan terbentuk dalam persepsi masyarakatnya. Secara fungsional hal ini adalah sah-sah saja selama tidak merusak tatanan, formal administratif, yang telah diatur dengan peraturan perundang-undangan.”jelasnya.
Feri Siswadi, menjelaskan jika melihat wilayah fungsional Kerinci maka spesifikasi wilayah, specific region,terdiri dari Kerinci mudik, yakni, Kecamatan Gunung Tujuh, Kayu Aro Barat, Kayu Aro, Gunung Kerinci Kecamatan Siulak dan Kecamatan Siulak Mukai.
Sedangkan untuk Kerinci, terdiri dari Kecamatan Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Barat, Kecamatan Depati Tujuh dan Kecamatan Air Hangat Timur. Sedang untuk Kerinci Hilir terdiri dari Kecamatan Sitinjau Laut, Tanah Cocok, Danau Kerinci, Danau Kerinci Barat, Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya, dan Batang Merangin.Â
Dia menambahkan dalam kontestasi Pilkada 2024 ada banyak variabel, yang akan mempengaruhi, khususnya terkait dengan Paradigma Identitas, yang akan menonjolkan , kewilayahan spesifik, ini peluang Calon Bupati, dari masing-masing wilayah akan sangat dipengaruhi oleh jumlah pemilih dan tingkat partisipasi pemilih.
Menurut, Fery Siswadi, jika kita melihat berdasarkan DPT Kabupaten Kerinci Pemilu 2024 maka Kerinci tengah akan menjadi kunci penentu kemenangan. Untuk jumlah DPT Kerinci Mudik sebanyak 78.956.
Kerinci Tengah sebanyak 45.671 dan DPT Kerinci Hilir sebanyak 73.030. “Jika dilihat dari DPT maka Peluang Kerinci Mudik dan Kerinci Hilir untuk menduduki jabatan Bupati (01), cukup berimbang, sementara Kerinci Tengah akan menjadi kunci penentu, dari strategi yang dimainkan oleh dua wilayah yakni Kerinci Hilir dan Kerinci Mudik,”jelaskan.
Dia menambahkan Jika masing-masing Kerinci Mudik dan Kerinci Hilir konsisten dengan 1 Calon dan hanya untuk Calon Bupati maka, Kerinci Tengah, hanya memiliki peluang untuk posisi Wakil Bupati (02), yang memungkinkan untuk berpasangan dengan calon dari Kerinci Mudik atau Kerinci Hilir.
“Tetapi jika Kerinci Mudik dan atau Kerinci Hilir memunculkan banyak calon 01 atau 02 maka Kerinci Tengah, memiliki peluang besar untuk menduduki jabatan Bupati dan paling potensial mendapat wakil Bupati dari Kerinci Hilir,”terangnya (*)












