KERINCI, SB – Pengerjaan pemasangan atap kantor Bupati Kerinci, di perkantoran Bukit Tengah, Siulak Mukai, menuai kritikan. Karena para pekerja yang memasang atap kantor Bupati Kerinci, tidak dilengkapi dengan alat keselamatan atau Safety.
Pantauan di lapangan pada Senin (13/11/2023) terlihat Empat tukang yang sedangan bekerja, yang memasang atap terlihat dengan bebas naik diatas atap tanpa menggunakan alat pengamanan saat bekerja.
Hal ini pun menjadi sorotan dari warga yang melihat pengerjaan tersebut. Karena menurut warga pekerja harus dilengkapi dengan alat keamanan saat bekerja, karena hal tersebut cukup membahayakan bagi pekerja.
“Seharusnya kontraktor harus melengkapi tukang dengan alat keselamatan berkerja, karena itu bisa membahayakan pekerja,”ungkap Toni salah seorang warga yang melihat pengerjaan pemasangan atap kantor Bupati Kerinci, Senin (13/11/2023).
Sementara itu, Kabid Cipta Karya, Hadri saat dikonfirmasi wartawan terkait pengawasan pengerjaan pemasangan atap tersebut mengatakan bahwa, pihaknya selalu mengingatkan dengan rekanan untuk menggunakan alat keselamatan saat bekerja.
“Lah terus kami Ngato (sampaikan,red) dengan rekanan. Tukang itu yang maleh (malas, red) Makai safety. Sedang kan peralatan safety Ado, tukang yang maleh (malas,red) Makai,”jelasnya. (Fra)











