Signalberita.com – Samsung resmi memperkenalkan dua smartphone lipat flagship terbarunya melalui lini Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra. Keduanya hadir dengan konsep layar lipat bergaya buku (book-style) serta membawa dukungan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dan teknologi Galaxy AI terbaru.
Meski terlihat memiliki desain yang hampir serupa, Samsung menghadirkan kedua perangkat ini untuk kebutuhan pengguna yang berbeda. Galaxy Z Fold8 lebih mengutamakan mobilitas dengan desain ringan dan nyaman digunakan sehari-hari, sementara Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi varian tertinggi dengan fitur lebih premium.
Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra Punya Target Pengguna Berbeda
Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold8 sebagai perangkat foldable yang mengedepankan keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan hiburan. Ponsel ini membawa desain baru yang lebih lebar sehingga pengalaman membaca, menonton video, hingga multitasking terasa lebih nyaman.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan profesional. Model ini membawa layar lebih besar, kamera beresolusi tinggi, baterai lebih besar, serta fitur tambahan untuk kebutuhan kreator konten dan pekerja produktif.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan menjelaskan bahwa kedua perangkat tersebut menawarkan pengalaman berbeda.
“Galaxy Z Fold8 Ultra hadir untuk produktivitas tingkat Ultra, sedangkan Galaxy Z Fold8 membawa form factor baru yang lebih lebar untuk memberikan pengalaman menikmati konten lebih imersif,” ujarnya.
Perbandingan Harga dan Spesifikasi Galaxy Z Fold8 vs Fold8 Ultra
Dari sisi harga, Galaxy Z Fold8 dibanderol mulai Rp28,499 juta. Sedangkan Galaxy Z Fold8 Ultra hadir dengan harga lebih tinggi mulai Rp32,499 juta.
Berikut perbandingan spesifikasi utama keduanya:
Galaxy Z Fold8
Layar utama: 7,6 inci
Cover screen: 5,5 inci
Bobot: 201 gram
Ketebalan saat terbuka: 4,5 mm
Kamera utama: 50 MP
Kamera ultrawide: 50 MP
Baterai: 4.800 mAh
Fast charging: 45W
Galaxy Z Fold8 Ultra
Layar utama: 8 inci
Cover screen: 6,5 inci
Bobot: 215 gram
Ketebalan saat terbuka: 4,1 mm
Kamera utama: 200 MP
Kamera ultrawide: 50 MP
Kamera telefoto: 10 MP dengan 3x optical zoom
Baterai: 5.000 mAh
Fast charging: 45W
Kedua perangkat tersedia dengan kapasitas RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB.
Desain: Fold8 Lebih Ringan, Ultra Lebih Tipis
Pada sektor desain, Galaxy Z Fold8 menjadi salah satu perangkat foldable paling ringan Samsung dengan bobot hanya 201 gram.
Samsung mengubah bentuk Fold8 menjadi lebih lebar atau wide, sehingga layar terasa lebih nyaman untuk aktivitas seperti browsing, membaca dokumen, dan menikmati konten multimedia.
Berbeda dengan Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki bobot sedikit lebih berat, yakni 215 gram. Namun, perangkat ini memiliki bodi lebih tipis dengan ketebalan hanya 4,1 mm saat layar terbuka.
Samsung juga membekali varian Ultra dengan teknologi Flex Titanium Technology yang membuat struktur perangkat lebih kuat sekaligus membantu mengurangi tampilan lipatan pada layar.
Layar Galaxy Z Fold8 Ultra Lebih Luas
Perbedaan besar lainnya terlihat pada ukuran layar. Galaxy Z Fold8 membawa layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3 yang cocok untuk penggunaan harian.
Sedangkan Galaxy Z Fold8 Ultra menawarkan layar utama 8 inci dan layar cover 6,5 inci. Ukuran tersebut memberikan ruang lebih luas untuk bekerja, mengedit dokumen, membuat presentasi, maupun menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Kamera 200 MP Jadi Keunggulan Fold8 Ultra
Sektor kamera menjadi pembeda paling mencolok antara kedua smartphone lipat tersebut.
Galaxy Z Fold8 menggunakan kamera utama 50 MP yang dipadukan kamera ultrawide 50 MP. Sementara Galaxy Z Fold8 Ultra membawa konfigurasi kamera kelas Ultra dengan sensor utama 200 MP.
Selain kamera utama 200 MP, perangkat ini juga memiliki kamera ultrawide 50 MP dan kamera telefoto 10 MP dengan kemampuan zoom optik 3x.
Samsung turut menyematkan fitur fotografi dan videografi premium seperti HDR pada mode 200 MP, peningkatan Nightography, perekaman video 8K dengan codec APV, serta Cine LUT untuk menghasilkan video bergaya sinematik.
Baterai dan Performa Pendinginan
Galaxy Z Fold8 dibekali baterai berkapasitas 4.800 mAh, sedangkan Galaxy Z Fold8 Ultra menggunakan baterai lebih besar berkapasitas 5.000 mAh.
Varian Ultra juga mendapat teknologi dual-path charging 45W yang membuat pengisian daya lebih stabil. Sistem pendinginan berbasis grafit turut diperbesar agar perangkat tetap optimal ketika digunakan untuk bermain game, mengedit video, atau menjalankan aplikasi berat.
Galaxy AI Hadir di Kedua Perangkat
Samsung membekali Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra dengan Galaxy AI terbaru. Fitur yang tersedia mencakup Now Brief, Now Nudge, Gemini Intelligence, Gemini Notebook, serta peningkatan keamanan melalui Knox KEEP dan Personal Data Engine.
Namun, layar lebih besar pada Galaxy Z Fold8 Ultra membuat penggunaan fitur AI menjadi lebih nyaman, terutama saat merangkum dokumen, menerjemahkan teks, melakukan drag-and-drop antar aplikasi, hingga mengedit konten.
Fitur My FanCam dan Dual Recording
Kedua perangkat juga mendapatkan fitur My FanCam berbasis kecerdasan buatan.
Fitur tersebut mampu mengenali objek atau orang yang dipilih pengguna dan mengikuti pergerakannya secara otomatis ketika merekam video.
Setelah proses perekaman selesai, Galaxy AI dapat membantu menghasilkan video vertikal yang siap dibagikan ke media sosial.
Samsung juga menyediakan fitur Dual Recording yang memungkinkan pengguna merekam menggunakan dua kamera secara bersamaan.
Dengan perbedaan tersebut, Galaxy Z Fold8 cocok bagi pengguna yang mencari ponsel lipat ringan untuk aktivitas sehari-hari, sedangkan Galaxy Z Fold8 Ultra lebih ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan performa, kamera, dan fitur profesional dalam satu perangkat.(*)











