SUNGAIPENUH, SB – Empat pasangan Bakal Calon Walikota (Bacawako) Sungai Penuh, dipastikan telah siap berlayar di Pemilihan Walikota Walikota (Pilwako)kota Sungai Penuh, yang berlangsung pada 27 November mendatang.
Pasangan Bacawako yang telah mendapatkan tiket untuk maju dalam kontestasi Pilwako Sungai Penuh, diantaranya Fikar-Asma yang diusung Partai Golkar, Ahmadi-Ferry diusung PKS dan PDI P, Antos-Lendra diusung PPP dan Partai Demokrat dan Alfin-Azhar diusung Partai Nasdem dan PAN.
Namun, dari sejumlah partai yang telah memberikan rekomendasi ke kandidat, tersisa Tiga partai yang sampai saat ini masih terombang ambing belum tentu arah dukungan rekomendasinya. Sedangkan secara aturan syarat dukungan partai untuk mendaftar ke KPU 4 Bacawako telah mencukupi.
Pemerhati Politik Kerinci-Sungai Penuh, Kumaini, menganalisa bahwa di Pemilihan Walikota (Pilwako) Sungai Penuh tahun 2024 ini, berbeda pada Pilwako sebelumnya. Di Pilwako ini Para pasangan kandidat sepertinya tidak ingin “Rakus” memborong Partai Politik.
“Berbeda Pilwako sebelumnya, ada upaya menciptakan lawan kotak kosong dengan memborong Partai. Kalau saya perhatikan Pilwako 2024 ini, kandidat hanya mengambil partai secukupnya,”ujarnya.
Setelah Empat Bacawako yang sudah siap cukup kursi untuk berlayar, mereka tidak perlu memikirkan tambahan partai pengusung untuk mengantarnya di ke KPU Kerinci pada 27 Agustus mendatang.
“Pertanyaannya saat ini bagaimana nasib dari Tiga partai yang belum menentukan dukungan untuk Pilwako ?. Karena saat ini Bacawako sepertinya tidak berpikir mau menambah partai pengusung, mereka sudah mulai fokus untuk memantapkan tim dan meraup sebanyak mungkin suara di setiap wilayah,”tuturnya.
Menurut mantan Ketua KPU Kerinci ini, Tiga Partai yang belum menentukan arah dukungan di Kontestasi Pilwako bisa kehilangan arah, ini menjadi kerugian besar bagi partai politik. “Kalau sudah tidak dilirik, bisa jadi partai ini dutinggalkan begitu saja, karena tidak dibutuhkan. Sedangkan untuk membentuk poros baru tidak mencukupi mengusung calon karena hanya 4 kursi,”katanya.
Berikut Tiga partai yang tersisa dan jumlah kursinya yakni Partai Gerindra yang memiliki 2 kursi di DPRD Sungai penuh, PKB dengan jumlah 1 kursi dan Partai Hanura 1 kursi.(Fra)









